Not Found

Sorry, no posts matched your criteria.

 

There may be a bug in FeedWordPress. Please contact the author and paste the following information into your e-mail:

Triggered at line # 603 FeedWordPress version: 2009.1112 MagpieRSS version: 2009.0725 WordPress version: 2.9.1 PHP version: 5.6.40 SyndicatedPost::insert_new::_wp_id: array(3) { ["$this->_wp_id"]=> int(0) ["$dbpost"]=> array(17) { ["post_title"]=> string(36) "Dengan Menulis, Dunia Akan Tahu Kita" ["post_content"]=> string(3979) "<p><a href=\"https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg\"><img data-attachment-id=\"409\" data-permalink=\"https://kirmann.wordpress.com/?attachment_id=409\" data-orig-file=\"https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg\" data-orig-size=\"425,282\" data-comments-opened=\"1\" data-image-meta=\"{&quot;aperture&quot;:&quot;5&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 30D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1165162886&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;58&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.02&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}\" data-image-title=\"menulis\" data-image-description=\"\" data-medium-file=\"https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg?w=300&#038;h=199\" data-large-file=\"https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg?w=425\" src=\"https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg?w=300&#038;h=199\" alt=\"\" title=\"menulis\" width=\"300\" height=\"199\" class=\"alignleft size-medium wp-image-409\" srcset=\"https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg?w=300&amp;h=199 300w, https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg?w=150&amp;h=100 150w, https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg 425w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" /></a>&#8220;Dengan membaca kita akan tahu dunia, dengan menulis dunia akan tahu kita&#8221;. Itulah sebuah kicauan yang saya baca dari salah seorang inspirator sukses mulia dan penulis (@jamilazzaini) di Twitter suatu hari lalu. Rasanya kicauan ini memang benar. Coba bayangkan, apa saja yang bisa diperoleh dari membaca, baik dari media online maupun media cetak? Pasti banyak sekali informasi yang bisa kita peroleh. Berita mengenai belahan dunia yang belum pernah kita jamah pun bisa kita ketahui dengan membaca. Bahkan ilmu pengetahuan yang bukan merupakan bidang kita pun bisa kita dapatkan melalui membaca. Sehingga, sangat benar jika Sang Pencipta Alam semesta ini memerintahkan kita untuk membaca (iqra&#8217;) dalam sebuah ayat-Nya.<br /> <span id=\"more-411\"></span><br /> Lalu dengan menulis, maka dunia akan mengenal siapa kita lewat apa yang kita tulis. Seorang peneliti dikenal melalui karya ilmiahnya, seorang motivator dikenal melalui karya bukunya.</p> <p>Sudah lama saya tidak menulis dan mengisi blog saya, baik yang berbahasa Indonesia maupun Inggris. Sehingga, dunia pun seakan acuh dengan saya lantaran dianggap sudah &#8220;mati&#8221;. Sebab &#8220;roh&#8221; berupa tulisan-tulisan baik tutorial maupun cerita pengalaman yang dulu sering muncul di blog, kini sudah jarang bahkan hampir bisa dikatakan tak pernah ada tulisan baru lagi. Sehingga dunia pun tidak tahu bahwa sebenarnya saat ini saya telah/ sedang menempuh studi program Magister (S2) di salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia, ITS Surabaya.</p> <p>Memang, saat memasuki masa-masa mengerjakan Tugas Akhir (S1) di bidang studi Teknik Komputer dan Telematika, Teknik Elektro ITS Surabaya aktivitas menulis di blog berganti menjadi menulis di buku Tugas Akhir <img src=\"https://s0.wp.com/wp-content/mu-plugins/wpcom-smileys/twemoji/2/72x72/1f642.png\" alt=\"🙂\" class=\"wp-smiley\" style=\"height: 1em; max-height: 1em;\" /> . Harusnya, ini bisa menjadi bahan tulisan untuk blog saya, namun saya kurang mampu untuk itu. Konsentrasi tertuju pada bagaimana supaya bisa lulus dengan hasil baik dan membanggakan. Dan alhamdulillah, saya pun akhirnya lulus dengan perdikat Sangat Memuaskan/ Very Satisfactory <img src=\"https://s0.wp.com/wp-content/mu-plugins/wpcom-smileys/twemoji/2/72x72/1f642.png\" alt=\"🙂\" class=\"wp-smiley\" style=\"height: 1em; max-height: 1em;\" /> .</p> <p>Mulai saat ini saya mencoba kembali membangkitkan gairah menulis saya agar dunia tahu siapa saya dan apa aktivitas saya. Tujuannya agar bisa menebar manfaat meski hanya sedikit kepada dunia melalui tulisan.</p> " ["post_excerpt"]=> string(382) "&#8220;Dengan membaca kita akan tahu dunia, dengan menulis dunia akan tahu kita&#8221;. Itulah sebuah kicauan yang saya baca dari salah seorang inspirator sukses mulia dan penulis (@jamilazzaini) di Twitter suatu hari lalu. Rasanya kicauan ini memang benar. Coba bayangkan, apa saja yang bisa diperoleh dari membaca, baik dari media online maupun media cetak? Pasti banyak [&#8230;]" ["epoch"]=> array(3) { ["issued"]=> int(1316278224) ["created"]=> NULL ["modified"]=> int(1316278224) } ["post_date"]=> string(19) "2011-09-17 16:50:24" ["post_modified"]=> string(19) "2011-09-17 16:50:24" ["post_date_gmt"]=> string(19) "2011-09-17 16:50:24" ["post_modified_gmt"]=> string(19) "2011-09-17 16:50:24" ["post_status"]=> string(7) "publish" ["comment_status"]=> string(6) "closed" ["ping_status"]=> string(6) "closed" ["guid"]=> string(35) "http://kirmann.wordpress.com/?p=411" ["meta"]=> array(8) { ["syndication_source"]=> string(8) "Sukirman" ["syndication_source_uri"]=> string(29) "https://kirmann.wordpress.com" ["rss:comments"]=> string(53) "https://kirmann.wordpress.com/2011/09/17/411/#respond" ["wfw:commentRSS"]=> string(50) "https://kirmann.wordpress.com/2011/09/17/411/feed/" ["syndication_feed"]=> string(34) "http://kirmann.wordpress.com/feed/" ["syndication_feed_id"]=> string(2) "11" ["syndication_permalink"]=> string(45) "https://kirmann.wordpress.com/2011/09/17/411/" ["syndication_item_hash"]=> string(32) "89ffad96b92da3907324cd76491e8f9f" } ["tags_input"]=> array(0) { } ["post_author"]=> int(6) ["post_category"]=> array(1) { [0]=> int(4) } ["post_pingback"]=> bool(false) } ["$this"]=> object(SyndicatedPost)#106 (10) { ["item"]=> array(27) { ["title#"]=> int(1) ["title"]=> string(36) "Dengan Menulis, Dunia Akan Tahu Kita" ["link#"]=> int(1) ["link"]=> string(45) "https://kirmann.wordpress.com/2011/09/17/411/" ["comments#"]=> int(1) ["comments"]=> string(53) "https://kirmann.wordpress.com/2011/09/17/411/#respond" ["pubdate#"]=> int(1) ["pubdate"]=> string(31) "Sat, 17 Sep 2011 16:50:24 +0000" ["dc"]=> array(5) { ["creator#"]=> int(1) ["creator"]=> string(6) "kirman" ["subject#"]=> int(2) ["subject"]=> string(4) "News" ["subject#2"]=> string(5) "opini" } ["category#"]=> int(2) ["category"]=> string(4) "News" ["category#2"]=> string(5) "opini" ["guid#"]=> int(1) ["guid@"]=> string(11) "ispermalink" ["guid@ispermalink"]=> string(5) "false" ["guid"]=> string(35) "http://kirmann.wordpress.com/?p=411" ["description#"]=> int(1) ["description"]=> string(382) "&#8220;Dengan membaca kita akan tahu dunia, dengan menulis dunia akan tahu kita&#8221;. Itulah sebuah kicauan yang saya baca dari salah seorang inspirator sukses mulia dan penulis (@jamilazzaini) di Twitter suatu hari lalu. Rasanya kicauan ini memang benar. Coba bayangkan, apa saja yang bisa diperoleh dari membaca, baik dari media online maupun media cetak? Pasti banyak [&#8230;]" ["content"]=> array(2) { ["encoded#"]=> int(1) ["encoded"]=> string(3923) "<p><a href="https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg"><img data-attachment-id="409" data-permalink="https://kirmann.wordpress.com/?attachment_id=409" data-orig-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg" data-orig-size="425,282" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;5&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 30D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1165162886&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;58&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.02&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="menulis" data-image-description="" data-medium-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg?w=300&#038;h=199" data-large-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg?w=425" src="https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg?w=300&#038;h=199" alt="" title="menulis" width="300" height="199" class="alignleft size-medium wp-image-409" srcset="https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg?w=300&amp;h=199 300w, https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg?w=150&amp;h=100 150w, https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg 425w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a>&#8220;Dengan membaca kita akan tahu dunia, dengan menulis dunia akan tahu kita&#8221;. Itulah sebuah kicauan yang saya baca dari salah seorang inspirator sukses mulia dan penulis (@jamilazzaini) di Twitter suatu hari lalu. Rasanya kicauan ini memang benar. Coba bayangkan, apa saja yang bisa diperoleh dari membaca, baik dari media online maupun media cetak? Pasti banyak sekali informasi yang bisa kita peroleh. Berita mengenai belahan dunia yang belum pernah kita jamah pun bisa kita ketahui dengan membaca. Bahkan ilmu pengetahuan yang bukan merupakan bidang kita pun bisa kita dapatkan melalui membaca. Sehingga, sangat benar jika Sang Pencipta Alam semesta ini memerintahkan kita untuk membaca (iqra&#8217;) dalam sebuah ayat-Nya.<br /> <span id="more-411"></span><br /> Lalu dengan menulis, maka dunia akan mengenal siapa kita lewat apa yang kita tulis. Seorang peneliti dikenal melalui karya ilmiahnya, seorang motivator dikenal melalui karya bukunya.</p> <p>Sudah lama saya tidak menulis dan mengisi blog saya, baik yang berbahasa Indonesia maupun Inggris. Sehingga, dunia pun seakan acuh dengan saya lantaran dianggap sudah &#8220;mati&#8221;. Sebab &#8220;roh&#8221; berupa tulisan-tulisan baik tutorial maupun cerita pengalaman yang dulu sering muncul di blog, kini sudah jarang bahkan hampir bisa dikatakan tak pernah ada tulisan baru lagi. Sehingga dunia pun tidak tahu bahwa sebenarnya saat ini saya telah/ sedang menempuh studi program Magister (S2) di salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia, ITS Surabaya.</p> <p>Memang, saat memasuki masa-masa mengerjakan Tugas Akhir (S1) di bidang studi Teknik Komputer dan Telematika, Teknik Elektro ITS Surabaya aktivitas menulis di blog berganti menjadi menulis di buku Tugas Akhir <img src="https://s0.wp.com/wp-content/mu-plugins/wpcom-smileys/twemoji/2/72x72/1f642.png" alt="🙂" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> . Harusnya, ini bisa menjadi bahan tulisan untuk blog saya, namun saya kurang mampu untuk itu. Konsentrasi tertuju pada bagaimana supaya bisa lulus dengan hasil baik dan membanggakan. Dan alhamdulillah, saya pun akhirnya lulus dengan perdikat Sangat Memuaskan/ Very Satisfactory <img src="https://s0.wp.com/wp-content/mu-plugins/wpcom-smileys/twemoji/2/72x72/1f642.png" alt="🙂" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> .</p> <p>Mulai saat ini saya mencoba kembali membangkitkan gairah menulis saya agar dunia tahu siapa saya dan apa aktivitas saya. Tujuannya agar bisa menebar manfaat meski hanya sedikit kepada dunia melalui tulisan.</p> " } ["wfw"]=> array(2) { ["commentrss#"]=> int(1) ["commentrss"]=> string(50) "https://kirmann.wordpress.com/2011/09/17/411/feed/" } ["http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"]=> array(2) { ["comments#"]=> int(1) ["comments"]=> string(1) "0" } ["media"]=> array(17) { ["content#"]=> int(2) ["content@"]=> string(10) "url,medium" ["content@url"]=> string(79) "https://2.gravatar.com/avatar/2faf59642da8241390dd6f74cfd55628?s=96&d=monsterid" ["content@medium"]=> string(5) "image" ["content"]=> string(7) " " ["content_title#"]=> int(1) ["content_title@"]=> string(4) "type" ["content_title@type"]=> string(4) "html" ["content_title"]=> string(6) "kirman" ["content#2@"]=> string(10) "url,medium" ["content#2@url"]=> string(61) "https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg?w=300" ["content#2@medium"]=> string(5) "image" ["content#2"]=> string(7) " " ["content#2_title#"]=> int(1) ["content#2_title@"]=> string(4) "type" ["content#2_title@type"]=> string(4) "html" ["content#2_title"]=> string(7) "menulis" } ["summary#"]=> int(1) ["summary"]=> string(382) "&#8220;Dengan membaca kita akan tahu dunia, dengan menulis dunia akan tahu kita&#8221;. Itulah sebuah kicauan yang saya baca dari salah seorang inspirator sukses mulia dan penulis (@jamilazzaini) di Twitter suatu hari lalu. Rasanya kicauan ini memang benar. Coba bayangkan, apa saja yang bisa diperoleh dari membaca, baik dari media online maupun media cetak? Pasti banyak [&#8230;]" ["category@term"]=> string(4) "News" ["category#2@term"]=> string(5) "opini" ["date_timestamp"]=> int(1316278224) } ["link"]=> object(SyndicatedLink)#80 (4) { ["id"]=> string(2) "11" ["link"]=> object(stdClass)#84 (21) { ["link_id"]=> string(2) "11" ["link_url"]=> string(29) "https://kirmann.wordpress.com" ["link_name"]=> string(8) "Sukirman" ["link_image"]=> string(0) "" ["link_target"]=> string(0) "" ["link_description"]=> string(0) "" ["link_visible"]=> string(1) "Y" ["link_owner"]=> string(1) "1" ["link_rating"]=> string(1) "0" ["link_updated"]=> string(19) "0000-00-00 00:00:00" ["link_rel"]=> string(0) "" ["link_notes"]=> string(2040) "feed/title#: 1 feed/title: Sukirman feed/atom/link_self#: 1 feed/atom/link_self: https://kirmann.wordpress.com/feed/ feed/atom/link_self@: href,rel,type feed/atom/link_self@href: https://kirmann.wordpress.com/feed/ feed/atom/link_self@rel: self feed/atom/link_self@type: application/rss+xml feed/atom/link_search#: 1 feed/atom/link_search: https://kirmann.wordpress.com/osd.xml feed/atom/link_search@: rel,type,href,title feed/atom/link_search@rel: search feed/atom/link_search@type: application/opensearchdescription+xml feed/atom/link_search@href: https://kirmann.wordpress.com/osd.xml feed/atom/link_search@title: Sukirman feed/link#: 1 feed/link: https://kirmann.wordpress.com feed/description#: 1 feed/lastbuilddate#: 1 feed/lastbuilddate: \n\tThu, 21 Feb 2019 05:15:45 +0000\t feed/generator#: 1 feed/generator: http://wordpress.com/ feed/language#: 1 feed/language: en feed/sy/updateperiod#: 1 feed/sy/updateperiod: \n\thourly\t feed/sy/updatefrequency#: 1 feed/sy/updatefrequency: \n\t1\t feed/cloud#: 1 feed/cloud@: domain,port,path,registerprocedure,protocol feed/cloud@domain: kirmann.wordpress.com feed/cloud@port: 80 feed/cloud@path: /?rsscloud=notify feed/cloud@registerprocedure: feed/cloud@protocol: http-post feed/tagline#: 1 feed/subtitle#: 1 feed/logo#: 1 feed/logo: https://secure.gravatar.com/blavatar/3cac545af3106c18fc9a05f1c88a2b56?s=96&d=https%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png feed/id: http://kirmann.wordpress.com/feed/ update/last: 1576004870 update/ttl: 0 update/timed: feed update/hold: scheduled update/unfinished: no map authors: name\nkirman\n6 update/processed: http://kirmann.wordpress.com/?p=415\nhttp://kirmann.wordpress.com/?p=411\nhttp://kirmann.wordpress.com/?p=401\nhttp://kirmann.wordpress.com/?p=393\nhttp://kirmann.wordpress.com/?p=382\nhttp://kirmann.wordpress.com/?p=377 feed/atom/link_hub#: 1 feed/atom/link_hub: https://kirmann.wordpress.com/?pushpress=hub feed/atom/link_hub@: rel,href feed/atom/link_hub@rel: hub feed/atom/link_hub@href: https://kirmann.wordpress.com/?pushpress=hub " ["link_rss"]=> string(34) "http://kirmann.wordpress.com/feed/" ["object_id"]=> string(2) "11" ["term_taxonomy_id"]=> string(1) "3" ["term_order"]=> string(1) "0" ["term_id"]=> string(1) "3" ["taxonomy"]=> string(13) "link_category" ["description"]=> string(0) "" ["parent"]=> string(1) "0" ["count"]=> string(1) "4" } ["settings"]=> array(55) { ["feed/title#"]=> int(1) ["feed/title"]=> string(8) "Sukirman" ["feed/atom/link_self#"]=> int(1) ["feed/atom/link_self"]=> string(35) "https://kirmann.wordpress.com/feed/" ["feed/atom/link_self@"]=> string(13) "href,rel,type" ["feed/atom/link_self@href"]=> string(35) "https://kirmann.wordpress.com/feed/" ["feed/atom/link_self@rel"]=> string(4) "self" ["feed/atom/link_self@type"]=> string(19) "application/rss+xml" ["feed/atom/link_search#"]=> int(1) ["feed/atom/link_search"]=> string(37) "https://kirmann.wordpress.com/osd.xml" ["feed/atom/link_search@"]=> string(19) "rel,type,href,title" ["feed/atom/link_search@rel"]=> string(6) "search" ["feed/atom/link_search@type"]=> string(37) "application/opensearchdescription+xml" ["feed/atom/link_search@href"]=> string(37) "https://kirmann.wordpress.com/osd.xml" ["feed/atom/link_search@title"]=> string(8) "Sukirman" ["feed/link#"]=> int(1) ["feed/link"]=> string(29) "https://kirmann.wordpress.com" ["feed/description#"]=> int(1) ["feed/lastbuilddate#"]=> int(1) ["feed/lastbuilddate"]=> string(34) " Thu, 21 Feb 2019 05:15:45 +0000 " ["feed/generator#"]=> int(1) ["feed/generator"]=> string(21) "http://wordpress.com/" ["feed/language#"]=> int(1) ["feed/language"]=> string(2) "en" ["feed/sy/updateperiod#"]=> int(1) ["feed/sy/updateperiod"]=> string(9) " hourly " ["feed/sy/updatefrequency#"]=> int(1) ["feed/sy/updatefrequency"]=> string(4) " 1 " ["feed/cloud#"]=> int(1) ["feed/cloud@"]=> string(43) "domain,port,path,registerprocedure,protocol" ["feed/cloud@domain"]=> string(21) "kirmann.wordpress.com" ["feed/cloud@port"]=> string(2) "80" ["feed/cloud@path"]=> string(17) "/?rsscloud=notify" ["feed/cloud@registerprocedure"]=> string(0) "" ["feed/cloud@protocol"]=> string(9) "http-post" ["feed/tagline#"]=> int(1) ["feed/subtitle#"]=> int(1) ["feed/logo#"]=> int(1) ["feed/logo"]=> string(122) "https://secure.gravatar.com/blavatar/3cac545af3106c18fc9a05f1c88a2b56?s=96&d=https%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png" ["feed/id"]=> string(34) "http://kirmann.wordpress.com/feed/" ["update/last"]=> int(1576005686) ["update/ttl"]=> int(0) ["update/timed"]=> string(4) "feed" ["update/hold"]=> string(9) "scheduled" ["update/unfinished"]=> string(3) "yes" ["map authors"]=> array(1) { ["name"]=> array(1) { ["kirman"]=> int(6) } } ["update/processed"]=> string(215) "http://kirmann.wordpress.com/?p=415 http://kirmann.wordpress.com/?p=411 http://kirmann.wordpress.com/?p=401 http://kirmann.wordpress.com/?p=393 http://kirmann.wordpress.com/?p=382 http://kirmann.wordpress.com/?p=377" ["feed/atom/link_hub#"]=> int(1) ["feed/atom/link_hub"]=> string(44) "https://kirmann.wordpress.com/?pushpress=hub" ["feed/atom/link_hub@"]=> string(8) "rel,href" ["feed/atom/link_hub@rel"]=> string(3) "hub" ["feed/atom/link_hub@href"]=> string(44) "https://kirmann.wordpress.com/?pushpress=hub" ["link/uri"]=> string(34) "http://kirmann.wordpress.com/feed/" ["link/name"]=> string(8) "Sukirman" ["link/id"]=> string(2) "11" } ["magpie"]=> object(MagpieRSS)#94 (31) { ["parser"]=> resource(125) of type (Unknown) ["current_item"]=> array(0) { } ["items"]=> array(6) { [0]=> array(27) { ["title#"]=> int(1) ["title"]=> string(38) "Blender Link Tutorial Yang Cukup Bagus" ["link#"]=> int(1) ["link"]=> string(80) "https://kirmann.wordpress.com/2011/09/21/blender-link-tutorial-yang-cukup-bagus/" ["comments#"]=> int(1) ["comments"]=> string(89) "https://kirmann.wordpress.com/2011/09/21/blender-link-tutorial-yang-cukup-bagus/#comments" ["pubdate#"]=> int(1) ["pubdate"]=> string(31) "Wed, 21 Sep 2011 16:02:06 +0000" ["dc"]=> array(5) { ["creator#"]=> int(1) ["creator"]=> string(6) "kirman" ["subject#"]=> int(2) ["subject"]=> string(7) "Blender" ["subject#2"]=> string(8) "Tutorial" } ["category#"]=> int(2) ["category"]=> string(7) "Blender" ["category#2"]=> string(8) "Tutorial" ["guid#"]=> int(1) ["guid@"]=> string(11) "ispermalink" ["guid@ispermalink"]=> string(5) "false" ["guid"]=> string(35) "http://kirmann.wordpress.com/?p=415" ["description#"]=> int(1) ["description"]=> string(416) "Perangkat lunak grafis 3D Blender sudah diakui sebagai salah satu software yang meskipun gratis tapi tetap mampu menghasilkan produk yang berkualitas. Banyak sekali tutorial-tutorial Blender 3D yang bisa kita temukan di internet, baik berupa dokumentasi teks maupun multimedia berupa video tutorial interaktif. Cara mudah untuk memperoleh tutorial atau manual penggunaan perangkat lunak ini bisa didapatkan [&#8230;]" ["content"]=> array(2) { ["encoded#"]=> int(1) ["encoded"]=> string(3634) "<p><a href="https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/blender_logo_transparent.png"><img data-attachment-id="417" data-permalink="https://kirmann.wordpress.com/2011/09/21/blender-link-tutorial-yang-cukup-bagus/blender_logo_transparent/" data-orig-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/blender_logo_transparent.png" data-orig-size="625,186" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="blender_logo_transparent" data-image-description="" data-medium-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/blender_logo_transparent.png?w=300&#038;h=89" data-large-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/blender_logo_transparent.png?w=455" src="https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/blender_logo_transparent.png?w=300&#038;h=89" alt="" title="blender_logo_transparent" width="300" height="89" class="alignleft size-medium wp-image-417" srcset="https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/blender_logo_transparent.png?w=300&amp;h=89 300w, https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/blender_logo_transparent.png?w=598&amp;h=178 598w, https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/blender_logo_transparent.png?w=150&amp;h=45 150w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a>Perangkat lunak grafis 3D Blender sudah diakui sebagai salah satu software yang meskipun gratis tapi tetap mampu menghasilkan produk yang berkualitas. Banyak sekali tutorial-tutorial Blender 3D yang bisa kita temukan di internet, baik berupa dokumentasi teks maupun multimedia berupa video tutorial interaktif. Cara mudah untuk memperoleh tutorial atau manual penggunaan perangkat lunak ini bisa didapatkan di website resmi Blender, <a href="http://www.blender.org" target="_blank">http://www.blender.org</a>. Jalan lainnya yaitu bisa melakukan pencarian langsung di internet melalui mesin pencari konten di internet.<br /> <span id="more-415"></span><br /> Salah satu tutorial Blender 3D yang cukup bagus adalah di Blender Link Tutorial, <a href="http://www.blenderlinks.com/" target="_blank">http://www.blenderlinks.com/</a>. Pada situs tersebut, tidak hanya tutorial berupa teks bacaan tapi juga berupa video interaktif yang cukup menarik. Dengan melihat video tersebut harusnya lebih mudah dipahami. Saat tulisan ini ditulis, dalam tutorial tersebut menggunakan Blender versi 2.5x. Saya kurang tahu, apakah nanti ketika muncul Blender versi baru, link-link tersebut juga berubah.</p> <p>Saat ini saya sedang mempelajari Blender 3D, sebab di kuliah saya nantinya akan lebih banyak menggunakan perangkat lunak bebas ini. Saya kuliah di Program Magister (S2) Jaringan Cerdas Multimedia konsentrasi Game Technology ITS Surabaya, sehingga tidak mengherankan jika kedepannya nanti akan lebih banyak bermain di pemodelan 3D dan pemrograman didalam karakter 3D tersebut. </p> <p>Alasan memilih perangkat lunak ini adalah selain karena gratis, software ini juga mampu berjalan diberbagai platform sistem operasi. Dengan demikian tidak perlu repot-repot jika harus berganti sistem operasi dengan file yang sama. Dan alasan utamanya, karena program Magister saya ini dibiayai oleh beasiswa. Sedangkan beasiswanya berupa riset dengan perangkat lunak ini. Dan bukan mustahil jika Thesis yang nantinya akan saya ambil juga menggunakan software ini dalam melakukan penelitian.</p> " } ["wfw"]=> array(2) { ["commentrss#"]=> int(1) ["commentrss"]=> string(85) "https://kirmann.wordpress.com/2011/09/21/blender-link-tutorial-yang-cukup-bagus/feed/" } ["http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"]=> array(2) { ["comments#"]=> int(1) ["comments"]=> string(1) "2" } ["media"]=> array(17) { ["content#"]=> int(2) ["content@"]=> string(10) "url,medium" ["content@url"]=> string(79) "https://2.gravatar.com/avatar/2faf59642da8241390dd6f74cfd55628?s=96&d=monsterid" ["content@medium"]=> string(5) "image" ["content"]=> string(7) " " ["content_title#"]=> int(1) ["content_title@"]=> string(4) "type" ["content_title@type"]=> string(4) "html" ["content_title"]=> string(6) "kirman" ["content#2@"]=> string(10) "url,medium" ["content#2@url"]=> string(78) "https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/blender_logo_transparent.png?w=300" ["content#2@medium"]=> string(5) "image" ["content#2"]=> string(7) " " ["content#2_title#"]=> int(1) ["content#2_title@"]=> string(4) "type" ["content#2_title@type"]=> string(4) "html" ["content#2_title"]=> string(24) "blender_logo_transparent" } ["summary#"]=> int(1) ["summary"]=> string(416) "Perangkat lunak grafis 3D Blender sudah diakui sebagai salah satu software yang meskipun gratis tapi tetap mampu menghasilkan produk yang berkualitas. Banyak sekali tutorial-tutorial Blender 3D yang bisa kita temukan di internet, baik berupa dokumentasi teks maupun multimedia berupa video tutorial interaktif. Cara mudah untuk memperoleh tutorial atau manual penggunaan perangkat lunak ini bisa didapatkan [&#8230;]" ["category@term"]=> string(7) "Blender" ["category#2@term"]=> string(8) "Tutorial" ["date_timestamp"]=> int(1316620926) } [1]=> array(27) { ["title#"]=> int(1) ["title"]=> string(36) "Dengan Menulis, Dunia Akan Tahu Kita" ["link#"]=> int(1) ["link"]=> string(45) "https://kirmann.wordpress.com/2011/09/17/411/" ["comments#"]=> int(1) ["comments"]=> string(53) "https://kirmann.wordpress.com/2011/09/17/411/#respond" ["pubdate#"]=> int(1) ["pubdate"]=> string(31) "Sat, 17 Sep 2011 16:50:24 +0000" ["dc"]=> array(5) { ["creator#"]=> int(1) ["creator"]=> string(6) "kirman" ["subject#"]=> int(2) ["subject"]=> string(4) "News" ["subject#2"]=> string(5) "opini" } ["category#"]=> int(2) ["category"]=> string(4) "News" ["category#2"]=> string(5) "opini" ["guid#"]=> int(1) ["guid@"]=> string(11) "ispermalink" ["guid@ispermalink"]=> string(5) "false" ["guid"]=> string(35) "http://kirmann.wordpress.com/?p=411" ["description#"]=> int(1) ["description"]=> string(382) "&#8220;Dengan membaca kita akan tahu dunia, dengan menulis dunia akan tahu kita&#8221;. Itulah sebuah kicauan yang saya baca dari salah seorang inspirator sukses mulia dan penulis (@jamilazzaini) di Twitter suatu hari lalu. Rasanya kicauan ini memang benar. Coba bayangkan, apa saja yang bisa diperoleh dari membaca, baik dari media online maupun media cetak? Pasti banyak [&#8230;]" ["content"]=> array(2) { ["encoded#"]=> int(1) ["encoded"]=> string(3923) "<p><a href="https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg"><img data-attachment-id="409" data-permalink="https://kirmann.wordpress.com/?attachment_id=409" data-orig-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg" data-orig-size="425,282" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;5&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 30D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1165162886&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;58&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.02&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="menulis" data-image-description="" data-medium-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg?w=300&#038;h=199" data-large-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg?w=425" src="https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg?w=300&#038;h=199" alt="" title="menulis" width="300" height="199" class="alignleft size-medium wp-image-409" srcset="https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg?w=300&amp;h=199 300w, https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg?w=150&amp;h=100 150w, https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg 425w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a>&#8220;Dengan membaca kita akan tahu dunia, dengan menulis dunia akan tahu kita&#8221;. Itulah sebuah kicauan yang saya baca dari salah seorang inspirator sukses mulia dan penulis (@jamilazzaini) di Twitter suatu hari lalu. Rasanya kicauan ini memang benar. Coba bayangkan, apa saja yang bisa diperoleh dari membaca, baik dari media online maupun media cetak? Pasti banyak sekali informasi yang bisa kita peroleh. Berita mengenai belahan dunia yang belum pernah kita jamah pun bisa kita ketahui dengan membaca. Bahkan ilmu pengetahuan yang bukan merupakan bidang kita pun bisa kita dapatkan melalui membaca. Sehingga, sangat benar jika Sang Pencipta Alam semesta ini memerintahkan kita untuk membaca (iqra&#8217;) dalam sebuah ayat-Nya.<br /> <span id="more-411"></span><br /> Lalu dengan menulis, maka dunia akan mengenal siapa kita lewat apa yang kita tulis. Seorang peneliti dikenal melalui karya ilmiahnya, seorang motivator dikenal melalui karya bukunya.</p> <p>Sudah lama saya tidak menulis dan mengisi blog saya, baik yang berbahasa Indonesia maupun Inggris. Sehingga, dunia pun seakan acuh dengan saya lantaran dianggap sudah &#8220;mati&#8221;. Sebab &#8220;roh&#8221; berupa tulisan-tulisan baik tutorial maupun cerita pengalaman yang dulu sering muncul di blog, kini sudah jarang bahkan hampir bisa dikatakan tak pernah ada tulisan baru lagi. Sehingga dunia pun tidak tahu bahwa sebenarnya saat ini saya telah/ sedang menempuh studi program Magister (S2) di salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia, ITS Surabaya.</p> <p>Memang, saat memasuki masa-masa mengerjakan Tugas Akhir (S1) di bidang studi Teknik Komputer dan Telematika, Teknik Elektro ITS Surabaya aktivitas menulis di blog berganti menjadi menulis di buku Tugas Akhir <img src="https://s0.wp.com/wp-content/mu-plugins/wpcom-smileys/twemoji/2/72x72/1f642.png" alt="🙂" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> . Harusnya, ini bisa menjadi bahan tulisan untuk blog saya, namun saya kurang mampu untuk itu. Konsentrasi tertuju pada bagaimana supaya bisa lulus dengan hasil baik dan membanggakan. Dan alhamdulillah, saya pun akhirnya lulus dengan perdikat Sangat Memuaskan/ Very Satisfactory <img src="https://s0.wp.com/wp-content/mu-plugins/wpcom-smileys/twemoji/2/72x72/1f642.png" alt="🙂" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> .</p> <p>Mulai saat ini saya mencoba kembali membangkitkan gairah menulis saya agar dunia tahu siapa saya dan apa aktivitas saya. Tujuannya agar bisa menebar manfaat meski hanya sedikit kepada dunia melalui tulisan.</p> " } ["wfw"]=> array(2) { ["commentrss#"]=> int(1) ["commentrss"]=> string(50) "https://kirmann.wordpress.com/2011/09/17/411/feed/" } ["http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"]=> array(2) { ["comments#"]=> int(1) ["comments"]=> string(1) "0" } ["media"]=> array(17) { ["content#"]=> int(2) ["content@"]=> string(10) "url,medium" ["content@url"]=> string(79) "https://2.gravatar.com/avatar/2faf59642da8241390dd6f74cfd55628?s=96&d=monsterid" ["content@medium"]=> string(5) "image" ["content"]=> string(7) " " ["content_title#"]=> int(1) ["content_title@"]=> string(4) "type" ["content_title@type"]=> string(4) "html" ["content_title"]=> string(6) "kirman" ["content#2@"]=> string(10) "url,medium" ["content#2@url"]=> string(61) "https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg?w=300" ["content#2@medium"]=> string(5) "image" ["content#2"]=> string(7) " " ["content#2_title#"]=> int(1) ["content#2_title@"]=> string(4) "type" ["content#2_title@type"]=> string(4) "html" ["content#2_title"]=> string(7) "menulis" } ["summary#"]=> int(1) ["summary"]=> string(382) "&#8220;Dengan membaca kita akan tahu dunia, dengan menulis dunia akan tahu kita&#8221;. Itulah sebuah kicauan yang saya baca dari salah seorang inspirator sukses mulia dan penulis (@jamilazzaini) di Twitter suatu hari lalu. Rasanya kicauan ini memang benar. Coba bayangkan, apa saja yang bisa diperoleh dari membaca, baik dari media online maupun media cetak? Pasti banyak [&#8230;]" ["category@term"]=> string(4) "News" ["category#2@term"]=> string(5) "opini" ["date_timestamp"]=> int(1316278224) } [2]=> array(35) { ["title#"]=> int(1) ["title"]=> string(26) "Bagaimana Cara Kerja OGRE?" ["link#"]=> int(1) ["link"]=> string(67) "https://kirmann.wordpress.com/2010/12/14/bagaimana-cara-kerja-ogre/" ["comments#"]=> int(1) ["comments"]=> string(76) "https://kirmann.wordpress.com/2010/12/14/bagaimana-cara-kerja-ogre/#comments" ["pubdate#"]=> int(1) ["pubdate"]=> string(31) "Tue, 14 Dec 2010 12:15:30 +0000" ["dc"]=> array(9) { ["creator#"]=> int(1) ["creator"]=> string(6) "kirman" ["subject#"]=> int(6) ["subject"]=> string(17) "Graphic Computing" ["subject#2"]=> string(6) "Entity" ["subject#3"]=> string(4) "OGRE" ["subject#4"]=> string(6) "OGRE3D" ["subject#5"]=> string(12) "SceneManager" ["subject#6"]=> string(9) "SceneNode" } ["category#"]=> int(6) ["category"]=> string(17) "Graphic Computing" ["category#2"]=> string(6) "Entity" ["category#3"]=> string(4) "OGRE" ["category#4"]=> string(6) "OGRE3D" ["category#5"]=> string(12) "SceneManager" ["category#6"]=> string(9) "SceneNode" ["guid#"]=> int(1) ["guid@"]=> string(11) "ispermalink" ["guid@ispermalink"]=> string(5) "false" ["guid"]=> string(35) "http://kirmann.wordpress.com/?p=401" ["description#"]=> int(1) ["description"]=> string(432) "Kelas paling mendasar dalam Ogre adalah SceneManager, Entity dan SceneNode. SceneManager Segala sesuatu yang muncul pada layar (screen) dikelola oleh SceneManager. Ketika kita menempatkan objek dalam scene, SceneManager yaitu kelas yang menjaga/melacak lokasinya. Bila kita membuat Kamera untuk melihat scene, SceneManager menjaga alur dari objek itu. Bila kita membuat plane, billboard, lampu dan seterusnya, SceneManager [&#8230;]" ["content"]=> array(2) { ["encoded#"]=> int(1) ["encoded"]=> string(5138) "<p><a href="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/12/sinbad-ogre.jpg"><img data-attachment-id="402" data-permalink="https://kirmann.wordpress.com/2010/12/14/bagaimana-cara-kerja-ogre/sinbad-ogre/" data-orig-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/12/sinbad-ogre.jpg?w=455" data-orig-size="300,172" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="sinbad-ogre" data-image-description="" data-medium-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/12/sinbad-ogre.jpg?w=455?w=300" data-large-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/12/sinbad-ogre.jpg?w=455?w=300" src="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/12/sinbad-ogre.jpg?w=455" alt="" title="sinbad-ogre" class="alignleft size-full wp-image-402" srcset="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/12/sinbad-ogre.jpg 300w, https://kirmann.files.wordpress.com/2010/12/sinbad-ogre.jpg?w=150 150w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a></p> <p align="justify">Kelas paling mendasar dalam Ogre adalah SceneManager, Entity dan SceneNode. </p> <p><strong>SceneManager</strong></p> <p align="justify">Segala sesuatu yang muncul pada layar (screen) dikelola oleh SceneManager. Ketika kita menempatkan objek dalam scene, SceneManager yaitu kelas yang menjaga/melacak lokasinya. <span id="more-401"></span>Bila kita membuat Kamera untuk melihat scene, SceneManager menjaga alur dari objek itu. Bila kita membuat plane, billboard, lampu dan seterusnya, SceneManager akan menjaga alur (track) itu.</p> <p align="justify">Ada beberapa jenis SceneManager. Ada SceneManager yang mengubah (render) terrain, ada SceneManager untuk rendering peta BSP, dan sebagainya. Berbagai jenis SceneManager dapat dilihat di <a href="http://www.ogre3d.org/tikiwiki/SceneManagersFAQ" target="_blank">SceneManagersFAQ</a>.</p> <p align="justify"><strong>Scene </strong>adalah representasi abstrak dari apa yang ditampilkan dalam dunia virtual/maya. Scene dapat terdiri dari geometri statis seperti terrain atau bangunan interior, model semacam pohon, kursi atau monster, sumber cahaya yang menerangi tempat kejadian dan kamera yang melihat scene.</p> <p align="justify">Scene dapat memiliki tipe yang cukup berbeda. Sebuah scene interior mungkin terdiri dari lorong-lorong dan kamar yang berisi mebel dan karya seni di dinding. Sebuah scene eksterior mungkin terdiri dari dataran berbukit-bukit, pohon, rumput melambai tertiup angin dan langit biru dengan awan bergerak lembut.</p> <p align="justify">Ogre menyediakan satu set scene manager yang berbeda, masing-masing disesuaikan untuk dukungan terbaik berbagai jenis scene. Seorang ahli Ogre bahkan bahkan bisa mengembangkan scene manager sendiri, disesuaikan untuk jenis terbaik scene yang digunakan dalam aplikasi mereka.</p> <p><strong>Entity</strong> </p> <p align="justify">Entity merupakan salah satu jenis objek yang dapat dirender pada scene. Anda dapat menganggap suatu entity sebagai sesuatu yang diwakili oleh mesh 3D. Robot akan menjadi suatu Entity, ikan akan menjadi Entity, daerah berjalan suatu karakter akan menjadi Entity yang besar. Namun, hal-hal seperti Lampu, Papan iklan, Partikel, Kamera, dll tidak akan menjadi Entity.</p> <p align="justify">Satu hal yang perlu diperhatikan tentang Ogre adalah bahwa Ogre ini memisahkan benda yang dapat dirender (renderable) dari lokasi dan orientasi mereka. Ini berarti bahwa tidak dapat menempatkan Entity secara langsung dalam sebuah scene. Sebaliknya, harus melampirkan Entity ke objek SceneNode, dan SceneNode ini berisi informasi tentang lokasi dan orientasi.</p> <p><strong>SceneNode</strong></p> <p align="justify">Seperti telah disebutkan, SceneNode melacak lokasi dan orientasi bagi semua objek yang melekat padanya. Ketika membuat sebuah Entity, ini tidak dirender dalam scene sampai dipasangkan ke SceneNode. Sebagai tambahan SceneNode bukan merupakan obyek yang ditampilkan pada layar. Hanya ketika membuat sebuah SceneNode dan melampirkan Entity (atau objek lainnya) ke SceneNode itulah yang benar-benar ditampilkan pada layar.</p> <p align="justify">SceneNode dapat memiliki sejumlah objek yang dipasang didalamnya. Katakanlah Anda memiliki karakter berjalan pada layar dan ingin dia menghasilkan cahaya di sekelilingnya. Cara Anda melakukan ini adalah dengan terlebih dahulu membuat SceneNode, kemudian buat Entity untuk karakter dan melampirkan ke SceneNode. Maka Anda akan membuat objek Light dan melampirkan ke SceneNode. SceneNodes bisa juga dilampirkan pada SceneNode lain yang memungkinkan untuk membuat seluruh hierarki node.</p> <p align="justify">Salah satu konsep utama yang perlu diketahui tentang SceneNode adalah bahwa posisi SceneNode adalah selalu relatif terhadap SceneNode induknya, dan masing-masing SceneManager berisi node root yang semua SceneNodes lainnya yang terpasang.</p> " } ["wfw"]=> array(2) { ["commentrss#"]=> int(1) ["commentrss"]=> string(72) "https://kirmann.wordpress.com/2010/12/14/bagaimana-cara-kerja-ogre/feed/" } ["http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"]=> array(2) { ["comments#"]=> int(1) ["comments"]=> string(1) "2" } ["media"]=> array(17) { ["content#"]=> int(2) ["content@"]=> string(10) "url,medium" ["content@url"]=> string(79) "https://2.gravatar.com/avatar/2faf59642da8241390dd6f74cfd55628?s=96&d=monsterid" ["content@medium"]=> string(5) "image" ["content"]=> string(7) " " ["content_title#"]=> int(1) ["content_title@"]=> string(4) "type" ["content_title@type"]=> string(4) "html" ["content_title"]=> string(6) "kirman" ["content#2@"]=> string(10) "url,medium" ["content#2@url"]=> string(59) "https://kirmann.files.wordpress.com/2010/12/sinbad-ogre.jpg" ["content#2@medium"]=> string(5) "image" ["content#2"]=> string(7) " " ["content#2_title#"]=> int(1) ["content#2_title@"]=> string(4) "type" ["content#2_title@type"]=> string(4) "html" ["content#2_title"]=> string(11) "sinbad-ogre" } ["summary#"]=> int(1) ["summary"]=> string(432) "Kelas paling mendasar dalam Ogre adalah SceneManager, Entity dan SceneNode. SceneManager Segala sesuatu yang muncul pada layar (screen) dikelola oleh SceneManager. Ketika kita menempatkan objek dalam scene, SceneManager yaitu kelas yang menjaga/melacak lokasinya. Bila kita membuat Kamera untuk melihat scene, SceneManager menjaga alur dari objek itu. Bila kita membuat plane, billboard, lampu dan seterusnya, SceneManager [&#8230;]" ["category@term"]=> string(17) "Graphic Computing" ["category#2@term"]=> string(6) "Entity" ["category#3@term"]=> string(4) "OGRE" ["category#4@term"]=> string(6) "OGRE3D" ["category#5@term"]=> string(12) "SceneManager" ["category#6@term"]=> string(9) "SceneNode" ["date_timestamp"]=> int(1292328930) } [3]=> array(31) { ["title#"]=> int(1) ["title"]=> string(48) "Augmented Reality Menggunakan ARToolkit dan OGRE" ["link#"]=> int(1) ["link"]=> string(90) "https://kirmann.wordpress.com/2010/11/24/augmented-reality-menggunakan-artoolkit-dan-ogre/" ["comments#"]=> int(1) ["comments"]=> string(99) "https://kirmann.wordpress.com/2010/11/24/augmented-reality-menggunakan-artoolkit-dan-ogre/#comments" ["pubdate#"]=> int(1) ["pubdate"]=> string(31) "Wed, 24 Nov 2010 14:51:13 +0000" ["dc"]=> array(7) { ["creator#"]=> int(1) ["creator"]=> string(6) "kirman" ["subject#"]=> int(4) ["subject"]=> string(5) "tekno" ["subject#2"]=> string(9) "ARToolkit" ["subject#3"]=> string(17) "Augmented Reality" ["subject#4"]=> string(4) "OGRE" } ["category#"]=> int(4) ["category"]=> string(5) "tekno" ["category#2"]=> string(9) "ARToolkit" ["category#3"]=> string(17) "Augmented Reality" ["category#4"]=> string(4) "OGRE" ["guid#"]=> int(1) ["guid@"]=> string(11) "ispermalink" ["guid@ispermalink"]=> string(5) "false" ["guid"]=> string(35) "http://kirmann.wordpress.com/?p=393" ["description#"]=> int(1) ["description"]=> string(447) "Aplikasi sederhana ini merupakan integrasi antara ARToolkit dan OGRE. Dimana ARToolkit digunakan sebagai lingkungan untuk menampilkan aplikasi Augmented Reality, sedangkan OGRE (Open Source Graphic Rendering Engine) digunakan sebagai render grafik. ARToolKit adalah library perangkat lunak untuk membangun aplikasi Augmented Reality (AR). Ini adalah aplikasi yang melibatkan lapisan citra virtual dalam dunia nyata. Sebagai contoh, dalam [&#8230;]" ["content"]=> array(2) { ["encoded#"]=> int(1) ["encoded"]=> string(3110) "<div data-shortcode="caption" id="attachment_394" style="width: 170px" class="wp-caption alignleft"><a href="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/11/thumbnail.jpg"><img aria-describedby="caption-attachment-394" data-attachment-id="394" data-permalink="https://kirmann.wordpress.com/2010/11/24/augmented-reality-menggunakan-artoolkit-dan-ogre/thumbnail/" data-orig-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/11/thumbnail.jpg?w=455" data-orig-size="160,120" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="Augmented Reality Menggunakan ARToolkit dan OGRE" data-image-description="&lt;p&gt;Augmented Reality Menggunakan ARToolkit dan OGRE&lt;/p&gt; " data-medium-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/11/thumbnail.jpg?w=455?w=160" data-large-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/11/thumbnail.jpg?w=455?w=160" src="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/11/thumbnail.jpg?w=455" alt="Augmented Reality Menggunakan ARToolkit dan OGRE" title="Augmented Reality Menggunakan ARToolkit dan OGRE" class="size-full wp-image-394" srcset="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/11/thumbnail.jpg 160w, https://kirmann.files.wordpress.com/2010/11/thumbnail.jpg?w=150 150w" sizes="(max-width: 160px) 100vw, 160px" /></a><p id="caption-attachment-394" class="wp-caption-text">Augmented Reality Menggunakan ARToolkit dan OGRE</p></div> <p align="justify">Aplikasi sederhana ini merupakan integrasi antara ARToolkit dan OGRE. Dimana ARToolkit digunakan sebagai lingkungan untuk menampilkan aplikasi Augmented Reality, sedangkan OGRE (Open Source Graphic Rendering Engine) digunakan sebagai render grafik.</p> <p><span id="more-393"></span></p> <p align="justify">ARToolKit adalah library perangkat lunak untuk membangun aplikasi Augmented Reality (AR). Ini adalah aplikasi yang melibatkan lapisan citra virtual dalam dunia nyata. Sebagai contoh, dalam video berikut ini terdapat karakter virtual tiga dimensi (ninja) muncul berdiri pada marker (kartu) nyata. Ini dapat dilihat oleh user pada layar monitor komputer dengan meletakkan marker didepan webcam. Ketika user menggerakkan marker, karakter virtual itu juga bergerak sesuai dengan gerakan marker.</p> <iframe class='youtube-player' type='text/html' width='455' height='256' src='https://www.youtube.com/embed/CVsnoAeHvJc?version=3&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;autohide=2&#038;showsearch=0&#038;showinfo=1&#038;iv_load_policy=1&#038;wmode=transparent' allowfullscreen='true' style='border:0;'></iframe> <p align="justify">Salah satu kesulitan utama dalam mengembangkan aplikasi Augmented Reality adalah masalah pelacakan sudut pandang pengguna. Untuk mengetahui dari sudut pandang apa yang menarik citra virtual, aplikasi harus tahu di mana pengguna mencari di dunia nyata.</p> " } ["wfw"]=> array(2) { ["commentrss#"]=> int(1) ["commentrss"]=> string(95) "https://kirmann.wordpress.com/2010/11/24/augmented-reality-menggunakan-artoolkit-dan-ogre/feed/" } ["http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"]=> array(2) { ["comments#"]=> int(1) ["comments"]=> string(1) "5" } ["media"]=> array(17) { ["content#"]=> int(2) ["content@"]=> string(10) "url,medium" ["content@url"]=> string(79) "https://2.gravatar.com/avatar/2faf59642da8241390dd6f74cfd55628?s=96&d=monsterid" ["content@medium"]=> string(5) "image" ["content"]=> string(7) " " ["content_title#"]=> int(1) ["content_title@"]=> string(4) "type" ["content_title@type"]=> string(4) "html" ["content_title"]=> string(6) "kirman" ["content#2@"]=> string(10) "url,medium" ["content#2@url"]=> string(57) "https://kirmann.files.wordpress.com/2010/11/thumbnail.jpg" ["content#2@medium"]=> string(5) "image" ["content#2"]=> string(7) " " ["content#2_title#"]=> int(1) ["content#2_title@"]=> string(4) "type" ["content#2_title@type"]=> string(4) "html" ["content#2_title"]=> string(48) "Augmented Reality Menggunakan ARToolkit dan OGRE" } ["summary#"]=> int(1) ["summary"]=> string(447) "Aplikasi sederhana ini merupakan integrasi antara ARToolkit dan OGRE. Dimana ARToolkit digunakan sebagai lingkungan untuk menampilkan aplikasi Augmented Reality, sedangkan OGRE (Open Source Graphic Rendering Engine) digunakan sebagai render grafik. ARToolKit adalah library perangkat lunak untuk membangun aplikasi Augmented Reality (AR). Ini adalah aplikasi yang melibatkan lapisan citra virtual dalam dunia nyata. Sebagai contoh, dalam [&#8230;]" ["category@term"]=> string(5) "tekno" ["category#2@term"]=> string(9) "ARToolkit" ["category#3@term"]=> string(17) "Augmented Reality" ["category#4@term"]=> string(4) "OGRE" ["date_timestamp"]=> int(1290610273) } [4]=> array(33) { ["title#"]=> int(1) ["title"]=> string(39) "OGRE, Bukan Bukanlah sebuah Game Engine" ["link#"]=> int(1) ["link"]=> string(80) "https://kirmann.wordpress.com/2010/08/30/ogre-bukan-bukanlah-sebuah-game-engine/" ["comments#"]=> int(1) ["comments"]=> string(89) "https://kirmann.wordpress.com/2010/08/30/ogre-bukan-bukanlah-sebuah-game-engine/#comments" ["pubdate#"]=> int(1) ["pubdate"]=> string(31) "Mon, 30 Aug 2010 12:10:46 +0000" ["dc"]=> array(8) { ["creator#"]=> int(1) ["creator"]=> string(6) "kirman" ["subject#"]=> int(5) ["subject"]=> string(5) "tekno" ["subject#2"]=> string(6) "engine" ["subject#3"]=> string(4) "game" ["subject#4"]=> string(11) "game engine" ["subject#5"]=> string(4) "OGRE" } ["category#"]=> int(5) ["category"]=> string(5) "tekno" ["category#2"]=> string(6) "engine" ["category#3"]=> string(4) "game" ["category#4"]=> string(11) "game engine" ["category#5"]=> string(4) "OGRE" ["guid#"]=> int(1) ["guid@"]=> string(11) "ispermalink" ["guid@ispermalink"]=> string(5) "false" ["guid"]=> string(35) "http://kirmann.wordpress.com/?p=382" ["description#"]=> int(1) ["description"]=> string(433) "OGRE, atau Object-oriented Graphics Rendereing Engine merupakan open-source engine yang mampu melakukan rendering grafik. Engine ini bisa berjalan pada berbagai macam hardware yang capable dengan grafik 3D (3 Dimensi). OGRE bukanlah sebuah game shell atau bahasa scripting seperti kebanyakan game development kit lainnya. OGRE akan lebih banyak membutuhkan knowledge (tentang OGRE&#8217;s property) untuk menggunakan secara [&#8230;]" ["content"]=> array(2) { ["encoded#"]=> int(1) ["encoded"]=> string(2663) "<p align="justify"><a href="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/08/ogre-logo-wetfloor.gif"><img data-attachment-id="383" data-permalink="https://kirmann.wordpress.com/2010/08/30/ogre-bukan-bukanlah-sebuah-game-engine/ogre-logo-wetfloor/" data-orig-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/08/ogre-logo-wetfloor.gif?w=455" data-orig-size="235,78" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="ogre-logo-wetfloor" data-image-description="" data-medium-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/08/ogre-logo-wetfloor.gif?w=455?w=235" data-large-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/08/ogre-logo-wetfloor.gif?w=455?w=235" src="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/08/ogre-logo-wetfloor.gif?w=455" alt="" title="ogre-logo-wetfloor" class="alignleft size-full wp-image-383" /></a><a href="http://www.ogre3d.org/">OGRE</a>, atau Object-oriented Graphics Rendereing Engine merupakan open-source engine yang mampu melakukan rendering grafik. Engine ini bisa berjalan pada berbagai macam hardware yang capable dengan grafik 3D (3 Dimensi).</p> <p align="justify"><a href="http://www.ogre3d.org/">OGRE</a> bukanlah sebuah game shell atau bahasa scripting seperti kebanyakan game development kit lainnya. OGRE akan lebih banyak membutuhkan knowledge (tentang OGRE&#8217;s property) untuk menggunakan secara benar. Namun Pengetahuan tentang bahasa pemrograman C++ juga diperlukan, sebagai pemahaman dari object oriented programming.</p> <p><span id="more-382"></span></p> <p align="justify"><a href="http://www.ogre3d.org/">OGRE</a> bukan sesuatu yang mudah cocok untuk seseorang yang hanya ingin memulai pemrograman. Itu bukan berarti bahwa kita tidak bisa belajar program dengan menggunakan OGRE. Akan berkali-kali lebih sulit daripada jika kita mulai dengan pendekatan yang lebih tradisional.</p> <p>Apakah OGRE adalah sebuah game engine?</p> <p align="justify">Tidak. Ini adalah perbedaan halus bahwa banyak orang cenderung salah mengartikan. OGRE adalah graphic engine, dan hanya sebuah mesin grafis. Namun secara mudah dapat dihubungkan dengan library lain untuk menciptakan game engine. Beberapa library yang mungkin dibutuhkan untuk menciptakan game antara lain: sound, networking, input dan collision. Secara native, OGRE tidak memasukkan library itu kedalamnya.</p> " } ["wfw"]=> array(2) { ["commentrss#"]=> int(1) ["commentrss"]=> string(85) "https://kirmann.wordpress.com/2010/08/30/ogre-bukan-bukanlah-sebuah-game-engine/feed/" } ["http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"]=> array(2) { ["comments#"]=> int(1) ["comments"]=> string(1) "4" } ["media"]=> array(17) { ["content#"]=> int(2) ["content@"]=> string(10) "url,medium" ["content@url"]=> string(79) "https://2.gravatar.com/avatar/2faf59642da8241390dd6f74cfd55628?s=96&d=monsterid" ["content@medium"]=> string(5) "image" ["content"]=> string(7) " " ["content_title#"]=> int(1) ["content_title@"]=> string(4) "type" ["content_title@type"]=> string(4) "html" ["content_title"]=> string(6) "kirman" ["content#2@"]=> string(10) "url,medium" ["content#2@url"]=> string(66) "https://kirmann.files.wordpress.com/2010/08/ogre-logo-wetfloor.gif" ["content#2@medium"]=> string(5) "image" ["content#2"]=> string(7) " " ["content#2_title#"]=> int(1) ["content#2_title@"]=> string(4) "type" ["content#2_title@type"]=> string(4) "html" ["content#2_title"]=> string(18) "ogre-logo-wetfloor" } ["summary#"]=> int(1) ["summary"]=> string(433) "OGRE, atau Object-oriented Graphics Rendereing Engine merupakan open-source engine yang mampu melakukan rendering grafik. Engine ini bisa berjalan pada berbagai macam hardware yang capable dengan grafik 3D (3 Dimensi). OGRE bukanlah sebuah game shell atau bahasa scripting seperti kebanyakan game development kit lainnya. OGRE akan lebih banyak membutuhkan knowledge (tentang OGRE&#8217;s property) untuk menggunakan secara [&#8230;]" ["category@term"]=> string(5) "tekno" ["category#2@term"]=> string(6) "engine" ["category#3@term"]=> string(4) "game" ["category#4@term"]=> string(11) "game engine" ["category#5@term"]=> string(4) "OGRE" ["date_timestamp"]=> int(1283170246) } [5]=> array(29) { ["title#"]=> int(1) ["title"]=> string(23) "Apa Itu Physic Engine ?" ["link#"]=> int(1) ["link"]=> string(63) "https://kirmann.wordpress.com/2010/08/26/apa-itu-physic-engine/" ["comments#"]=> int(1) ["comments"]=> string(72) "https://kirmann.wordpress.com/2010/08/26/apa-itu-physic-engine/#comments" ["pubdate#"]=> int(1) ["pubdate"]=> string(31) "Thu, 26 Aug 2010 08:21:47 +0000" ["dc"]=> array(6) { ["creator#"]=> int(1) ["creator"]=> string(6) "kirman" ["subject#"]=> int(3) ["subject"]=> string(5) "tekno" ["subject#2"]=> string(14) "game developer" ["subject#3"]=> string(13) "physic engine" } ["category#"]=> int(3) ["category"]=> string(5) "tekno" ["category#2"]=> string(14) "game developer" ["category#3"]=> string(13) "physic engine" ["guid#"]=> int(1) ["guid@"]=> string(11) "ispermalink" ["guid@ispermalink"]=> string(5) "false" ["guid"]=> string(35) "http://kirmann.wordpress.com/?p=377" ["description#"]=> int(1) ["description"]=> string(435) "Physic Engine (Mesin Fisik) adalah perangkat lunak yang didesain untuk menampilkan/ melakukan simulasi berbagai jenis fenomena objek fisik di alam. Simulasi yang dilakukan dapat memprediksi bermacam-macam kejadian dalam kondisi yang berbeda serta memperkirakan apa yang akan terjadi dalam kehidupan nyata. Engine ini secara rutin menangani perilaku objek-objek misalnya, benda keras, partikel, gelombang, cloth, serta deteksi [&#8230;]" ["content"]=> array(2) { ["encoded#"]=> int(1) ["encoded"]=> string(3043) "<p align="justify"><a href="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/08/physic-engine.jpg"><img data-attachment-id="378" data-permalink="https://kirmann.wordpress.com/2010/08/26/apa-itu-physic-engine/physic-engine/" data-orig-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/08/physic-engine.jpg?w=455" data-orig-size="275,183" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="physic engine" data-image-description="" data-medium-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/08/physic-engine.jpg?w=455?w=275" data-large-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/08/physic-engine.jpg?w=455?w=275" class="alignleft size-full wp-image-378" title="physic engine" src="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/08/physic-engine.jpg?w=455" alt="" srcset="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/08/physic-engine.jpg 275w, https://kirmann.files.wordpress.com/2010/08/physic-engine.jpg?w=150 150w" sizes="(max-width: 275px) 100vw, 275px" /></a>Physic Engine (Mesin Fisik) adalah perangkat lunak yang didesain untuk menampilkan/ melakukan simulasi berbagai jenis fenomena objek fisik di alam. Simulasi yang dilakukan dapat memprediksi bermacam-macam kejadian dalam kondisi yang berbeda serta memperkirakan apa yang akan terjadi dalam kehidupan nyata. Engine ini secara rutin menangani perilaku objek-objek misalnya, benda keras, partikel, gelombang, cloth, serta deteksi benturan (collision) dan dinamik.</p> <p align="justify">Prinsip kerjanya, physic engine akan melakukan spesifikasi force (gaya) terhadap objek berdasarkan input user dalam setiap loop. Sehingga, output yang ditimbulkan adalah hasil komputasi dari physic engine.</p> <p><span id="more-377"></span></p> <p align="justify">Secara proses misalnya, physic engine melakukan collision detection kemudian output dari module tersebut diberikan pada komponen kedua, simulation system. Simulation system (sistem integrator) ini digunakan untuk melakukan perhitungan berdasarkan rumus fisika dan hasilnya akan melakukan update property dari objek yang disimulasikan.</p> <p align="justify">Ada bermacam-macam jenis phisic engine yaitu, PhysX of AGEIA (NVIDIA), HAVOC engine dari HAVOC, ODE (Open Dynamics Engine), dll. Yang mana, engine fisik ini tidak hanya berguna untuk penelitian (research), tapi juga untuk berbagai macam aplikasi seperti game (permainan) yang memasukkan unsur gravitasi, akselerasi, pergeseran, dll.</p> <p align="justify">Seorang game programmer (developer) pasti sudah cukup paham dengan apa yang dinamakan dengan physic engine. Karena dengan ini, game yang dibuat akan menjadi menarik dan perilaku serta karakter objek game menjadi lebih nyata dibandingkan tanpa menggunakan physic engine.</p> " } ["wfw"]=> array(2) { ["commentrss#"]=> int(1) ["commentrss"]=> string(68) "https://kirmann.wordpress.com/2010/08/26/apa-itu-physic-engine/feed/" } ["http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"]=> array(2) { ["comments#"]=> int(1) ["comments"]=> string(1) "8" } ["media"]=> array(17) { ["content#"]=> int(2) ["content@"]=> string(10) "url,medium" ["content@url"]=> string(79) "https://2.gravatar.com/avatar/2faf59642da8241390dd6f74cfd55628?s=96&d=monsterid" ["content@medium"]=> string(5) "image" ["content"]=> string(7) " " ["content_title#"]=> int(1) ["content_title@"]=> string(4) "type" ["content_title@type"]=> string(4) "html" ["content_title"]=> string(6) "kirman" ["content#2@"]=> string(10) "url,medium" ["content#2@url"]=> string(61) "https://kirmann.files.wordpress.com/2010/08/physic-engine.jpg" ["content#2@medium"]=> string(5) "image" ["content#2"]=> string(7) " " ["content#2_title#"]=> int(1) ["content#2_title@"]=> string(4) "type" ["content#2_title@type"]=> string(4) "html" ["content#2_title"]=> string(13) "physic engine" } ["summary#"]=> int(1) ["summary"]=> string(435) "Physic Engine (Mesin Fisik) adalah perangkat lunak yang didesain untuk menampilkan/ melakukan simulasi berbagai jenis fenomena objek fisik di alam. Simulasi yang dilakukan dapat memprediksi bermacam-macam kejadian dalam kondisi yang berbeda serta memperkirakan apa yang akan terjadi dalam kehidupan nyata. Engine ini secara rutin menangani perilaku objek-objek misalnya, benda keras, partikel, gelombang, cloth, serta deteksi [&#8230;]" ["category@term"]=> string(5) "tekno" ["category#2@term"]=> string(14) "game developer" ["category#3@term"]=> string(13) "physic engine" ["date_timestamp"]=> int(1282810907) } } ["channel"]=> array(26) { ["title#"]=> int(1) ["title"]=> string(8) "Sukirman" ["atom"]=> array(18) { ["link_self#"]=> int(1) ["link_self"]=> string(35) "https://kirmann.wordpress.com/feed/" ["link_self@"]=> string(13) "href,rel,type" ["link_self@href"]=> string(35) "https://kirmann.wordpress.com/feed/" ["link_self@rel"]=> string(4) "self" ["link_self@type"]=> string(19) "application/rss+xml" ["link_search#"]=> int(1) ["link_search"]=> string(37) "https://kirmann.wordpress.com/osd.xml" ["link_search@"]=> string(19) "rel,type,href,title" ["link_search@rel"]=> string(6) "search" ["link_search@type"]=> string(37) "application/opensearchdescription+xml" ["link_search@href"]=> string(37) "https://kirmann.wordpress.com/osd.xml" ["link_search@title"]=> string(8) "Sukirman" ["link_hub#"]=> int(1) ["link_hub"]=> string(44) "https://kirmann.wordpress.com/?pushpress=hub" ["link_hub@"]=> string(8) "rel,href" ["link_hub@rel"]=> string(3) "hub" ["link_hub@href"]=> string(44) "https://kirmann.wordpress.com/?pushpress=hub" } ["link#"]=> int(1) ["link"]=> string(29) "https://kirmann.wordpress.com" ["description#"]=> int(1) ["lastbuilddate#"]=> int(1) ["lastbuilddate"]=> string(34) " Thu, 21 Feb 2019 05:15:45 +0000 " ["language#"]=> int(1) ["language"]=> string(2) "en" ["sy"]=> array(4) { ["updateperiod#"]=> int(1) ["updateperiod"]=> string(9) " hourly " ["updatefrequency#"]=> int(1) ["updatefrequency"]=> string(4) " 1 " } ["generator#"]=> int(1) ["generator"]=> string(21) "http://wordpress.com/" ["cloud#"]=> int(1) ["cloud@"]=> string(43) "domain,port,path,registerprocedure,protocol" ["cloud@domain"]=> string(21) "kirmann.wordpress.com" ["cloud@port"]=> string(2) "80" ["cloud@path"]=> string(17) "/?rsscloud=notify" ["cloud@registerprocedure"]=> string(0) "" ["cloud@protocol"]=> string(9) "http-post" ["tagline#"]=> int(1) ["tagline"]=> NULL ["subtitle#"]=> int(1) ["subtitle"]=> NULL ["logo#"]=> int(1) ["logo"]=> string(122) "https://secure.gravatar.com/blavatar/3cac545af3106c18fc9a05f1c88a2b56?s=96&d=https%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png" } ["textinput"]=> array(0) { } ["image"]=> array(6) { ["url#"]=> int(1) ["url"]=> string(122) "https://secure.gravatar.com/blavatar/3cac545af3106c18fc9a05f1c88a2b56?s=96&d=https%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png" ["title#"]=> int(1) ["title"]=> string(8) "Sukirman" ["link#"]=> int(1) ["link"]=> string(29) "https://kirmann.wordpress.com" } ["feed_type"]=> string(3) "RSS" ["feed_version"]=> string(3) "2.0" ["encoding"]=> string(5) "UTF-8" ["_source_encoding"]=> string(0) "" ["ERROR"]=> string(0) "" ["WARNING"]=> string(0) "" ["_XMLNS_FAMILIAR"]=> array(22) { ["http://www.w3.org/2005/Atom"]=> string(4) "atom" ["http://purl.org/atom/ns#"]=> string(4) "atom" ["http://purl.org/rss/1.0/"]=> string(3) "rss" ["http://backend.userland.com/RSS2"]=> string(3) "rss" ["http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#"]=> string(3) "rdf" ["http://www.w3.org/1999/xhtml"]=> string(5) "xhtml" ["http://purl.org/dc/elements/1.1/"]=> string(2) "dc" ["http://purl.org/dc/terms/"]=> string(7) "dcterms" ["http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"]=> string(7) "content" ["http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"]=> string(2) "sy" ["http://purl.org/rss/1.0/modules/taxonomy/"]=> string(4) "taxo" ["http://purl.org/rss/1.0/modules/dc/"]=> string(2) "dc" ["http://wellformedweb.org/CommentAPI/"]=> string(3) "wfw" ["http://webns.net/mvcb/"]=> string(5) "admin" ["http://purl.org/rss/1.0/modules/annotate/"]=> string(8) "annotate" ["http://xmlns.com/foaf/0.1/"]=> string(4) "foaf" ["http://madskills.com/public/xml/rss/module/trackback/"]=> string(9) "trackback" ["http://web.resource.org/cc/"]=> string(2) "cc" ["http://search.yahoo.com/mrss"]=> string(5) "media" ["http://search.yahoo.com/mrss/"]=> string(5) "media" ["http://video.search.yahoo.com/mrss"]=> string(5) "media" ["http://video.search.yahoo.com/mrss/"]=> string(5) "media" } ["_XMLBASE_RESOLVE"]=> array(2) { ["atom"]=> array(14) { ["link"]=> array(1) { ["href"]=> bool(true) } ["content"]=> array(3) { ["src"]=> bool(true) ["*xml"]=> bool(true) ["*html"]=> bool(true) } ["summary"]=> array(2) { ["*xml"]=> bool(true) ["*html"]=> bool(true) } ["title"]=> array(2) { ["*xml"]=> bool(true) ["*html"]=> bool(true) } ["rights"]=> array(2) { ["*xml"]=> bool(true) ["*html"]=> bool(true) } ["subtitle"]=> array(2) { ["*xml"]=> bool(true) ["*html"]=> bool(true) } ["info"]=> array(2) { ["*xml"]=> bool(true) ["*html"]=> bool(true) } ["tagline"]=> array(2) { ["*xml"]=> bool(true) ["*html"]=> bool(true) } ["copyright"]=> array(2) { ["*xml"]=> bool(true) ["*html"]=> bool(true) } ["generator"]=> array(2) { ["uri"]=> bool(true) ["url"]=> bool(true) } ["uri"]=> array(1) { ["*content"]=> bool(true) } ["url"]=> array(1) { ["*content"]=> bool(true) } ["icon"]=> array(1) { ["*content"]=> bool(true) } ["logo"]=> array(1) { ["*content"]=> bool(true) } } ["xhtml"]=> array(17) { ["a"]=> array(1) { ["href"]=> bool(true) } ["applet"]=> array(1) { ["codebase"]=> bool(true) } ["area"]=> array(1) { ["href"]=> bool(true) } ["blockquote"]=> array(1) { ["cite"]=> bool(true) } ["body"]=> array(1) { ["background"]=> bool(true) } ["del"]=> array(1) { ["cite"]=> bool(true) } ["form"]=> array(1) { ["action"]=> bool(true) } ["frame"]=> array(2) { ["longdesc"]=> bool(true) ["src"]=> bool(true) } ["iframe"]=> array(3) { ["longdesc"]=> bool(true) ["iframe"]=> bool(true) ["src"]=> bool(true) } ["head"]=> array(1) { ["profile"]=> bool(true) } ["img"]=> array(3) { ["longdesc"]=> bool(true) ["src"]=> bool(true) ["usemap"]=> bool(true) } ["input"]=> array(2) { ["src"]=> bool(true) ["usemap"]=> bool(true) } ["ins"]=> array(1) { ["cite"]=> bool(true) } ["link"]=> array(1) { ["href"]=> bool(true) } ["object"]=> array(4) { ["classid"]=> bool(true) ["codebase"]=> bool(true) ["data"]=> bool(true) ["usemap"]=> bool(true) } ["q"]=> array(1) { ["cite"]=> bool(true) } ["script"]=> array(1) { ["src"]=> bool(true) } } } ["_ATOM_CONTENT_CONSTRUCTS"]=> array(8) { [0]=> string(7) "content" [1]=> string(7) "summary" [2]=> string(5) "title" [3]=> string(4) "info" [4]=> string(7) "tagline" [5]=> string(9) "copyright" [6]=> string(6) "rights" [7]=> string(8) "subtitle" } ["_XHTML_CONTENT_CONSTRUCTS"]=> array(2) { [0]=> string(4) "body" [1]=> string(3) "div" } ["_KNOWN_ENCODINGS"]=> array(3) { [0]=> string(5) "UTF-8" [1]=> string(8) "US-ASCII" [2]=> string(10) "ISO-8859-1" } ["stack"]=> array(4) { ["element"]=> array(0) { } ["ns"]=> array(0) { } ["xmlns"]=> array(0) { } ["xml:base"]=> array(1) { [0]=> string(34) "http://kirmann.wordpress.com/feed/" } } ["inchannel"]=> bool(false) ["initem"]=> bool(false) ["incontent"]=> array(0) { } ["xml_escape"]=> bool(false) ["exclude_top"]=> bool(false) ["intextinput"]=> bool(false) ["inimage"]=> bool(false) ["root_namespaces"]=> array(1) { [0]=> string(3) "rss" } ["current_namespace"]=> string(0) "" ["working_namespace_table"]=> array(0) { } ["current_category"]=> int(0) ["http_status"]=> int(200) ["header"]=> array(11) { ["server"]=> string(5) "nginx" ["date"]=> string(29) "Tue, 10 Dec 2019 19:21:28 GMT" ["content-type"]=> string(34) "application/rss+xml; charset=UTF-8" ["connection"]=> string(5) "close" ["vary"]=> string(15) "Accept-Encoding" ["x-hacker"]=> string(108) "If you're reading this, you should visit automattic.com/jobs and apply to join the fun, mention this header." ["last-modified"]=> string(29) "Thu, 21 Feb 2019 05:15:45 GMT" ["x-nc"]=> string(11) "HIT bur 177" ["content-encoding"]=> string(4) "gzip" ["x-ac"]=> string(10) "1.sin _bur" ["strict-transport-security"]=> string(16) "max-age=15552000" } } } ["feed"]=> object(MagpieRSS)#94 (31) { ["parser"]=> resource(125) of type (Unknown) ["current_item"]=> array(0) { } ["items"]=> array(6) { [0]=> array(27) { ["title#"]=> int(1) ["title"]=> string(38) "Blender Link Tutorial Yang Cukup Bagus" ["link#"]=> int(1) ["link"]=> string(80) "https://kirmann.wordpress.com/2011/09/21/blender-link-tutorial-yang-cukup-bagus/" ["comments#"]=> int(1) ["comments"]=> string(89) "https://kirmann.wordpress.com/2011/09/21/blender-link-tutorial-yang-cukup-bagus/#comments" ["pubdate#"]=> int(1) ["pubdate"]=> string(31) "Wed, 21 Sep 2011 16:02:06 +0000" ["dc"]=> array(5) { ["creator#"]=> int(1) ["creator"]=> string(6) "kirman" ["subject#"]=> int(2) ["subject"]=> string(7) "Blender" ["subject#2"]=> string(8) "Tutorial" } ["category#"]=> int(2) ["category"]=> string(7) "Blender" ["category#2"]=> string(8) "Tutorial" ["guid#"]=> int(1) ["guid@"]=> string(11) "ispermalink" ["guid@ispermalink"]=> string(5) "false" ["guid"]=> string(35) "http://kirmann.wordpress.com/?p=415" ["description#"]=> int(1) ["description"]=> string(416) "Perangkat lunak grafis 3D Blender sudah diakui sebagai salah satu software yang meskipun gratis tapi tetap mampu menghasilkan produk yang berkualitas. Banyak sekali tutorial-tutorial Blender 3D yang bisa kita temukan di internet, baik berupa dokumentasi teks maupun multimedia berupa video tutorial interaktif. Cara mudah untuk memperoleh tutorial atau manual penggunaan perangkat lunak ini bisa didapatkan [&#8230;]" ["content"]=> array(2) { ["encoded#"]=> int(1) ["encoded"]=> string(3634) "<p><a href="https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/blender_logo_transparent.png"><img data-attachment-id="417" data-permalink="https://kirmann.wordpress.com/2011/09/21/blender-link-tutorial-yang-cukup-bagus/blender_logo_transparent/" data-orig-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/blender_logo_transparent.png" data-orig-size="625,186" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="blender_logo_transparent" data-image-description="" data-medium-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/blender_logo_transparent.png?w=300&#038;h=89" data-large-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/blender_logo_transparent.png?w=455" src="https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/blender_logo_transparent.png?w=300&#038;h=89" alt="" title="blender_logo_transparent" width="300" height="89" class="alignleft size-medium wp-image-417" srcset="https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/blender_logo_transparent.png?w=300&amp;h=89 300w, https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/blender_logo_transparent.png?w=598&amp;h=178 598w, https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/blender_logo_transparent.png?w=150&amp;h=45 150w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a>Perangkat lunak grafis 3D Blender sudah diakui sebagai salah satu software yang meskipun gratis tapi tetap mampu menghasilkan produk yang berkualitas. Banyak sekali tutorial-tutorial Blender 3D yang bisa kita temukan di internet, baik berupa dokumentasi teks maupun multimedia berupa video tutorial interaktif. Cara mudah untuk memperoleh tutorial atau manual penggunaan perangkat lunak ini bisa didapatkan di website resmi Blender, <a href="http://www.blender.org" target="_blank">http://www.blender.org</a>. Jalan lainnya yaitu bisa melakukan pencarian langsung di internet melalui mesin pencari konten di internet.<br /> <span id="more-415"></span><br /> Salah satu tutorial Blender 3D yang cukup bagus adalah di Blender Link Tutorial, <a href="http://www.blenderlinks.com/" target="_blank">http://www.blenderlinks.com/</a>. Pada situs tersebut, tidak hanya tutorial berupa teks bacaan tapi juga berupa video interaktif yang cukup menarik. Dengan melihat video tersebut harusnya lebih mudah dipahami. Saat tulisan ini ditulis, dalam tutorial tersebut menggunakan Blender versi 2.5x. Saya kurang tahu, apakah nanti ketika muncul Blender versi baru, link-link tersebut juga berubah.</p> <p>Saat ini saya sedang mempelajari Blender 3D, sebab di kuliah saya nantinya akan lebih banyak menggunakan perangkat lunak bebas ini. Saya kuliah di Program Magister (S2) Jaringan Cerdas Multimedia konsentrasi Game Technology ITS Surabaya, sehingga tidak mengherankan jika kedepannya nanti akan lebih banyak bermain di pemodelan 3D dan pemrograman didalam karakter 3D tersebut. </p> <p>Alasan memilih perangkat lunak ini adalah selain karena gratis, software ini juga mampu berjalan diberbagai platform sistem operasi. Dengan demikian tidak perlu repot-repot jika harus berganti sistem operasi dengan file yang sama. Dan alasan utamanya, karena program Magister saya ini dibiayai oleh beasiswa. Sedangkan beasiswanya berupa riset dengan perangkat lunak ini. Dan bukan mustahil jika Thesis yang nantinya akan saya ambil juga menggunakan software ini dalam melakukan penelitian.</p> " } ["wfw"]=> array(2) { ["commentrss#"]=> int(1) ["commentrss"]=> string(85) "https://kirmann.wordpress.com/2011/09/21/blender-link-tutorial-yang-cukup-bagus/feed/" } ["http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"]=> array(2) { ["comments#"]=> int(1) ["comments"]=> string(1) "2" } ["media"]=> array(17) { ["content#"]=> int(2) ["content@"]=> string(10) "url,medium" ["content@url"]=> string(79) "https://2.gravatar.com/avatar/2faf59642da8241390dd6f74cfd55628?s=96&d=monsterid" ["content@medium"]=> string(5) "image" ["content"]=> string(7) " " ["content_title#"]=> int(1) ["content_title@"]=> string(4) "type" ["content_title@type"]=> string(4) "html" ["content_title"]=> string(6) "kirman" ["content#2@"]=> string(10) "url,medium" ["content#2@url"]=> string(78) "https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/blender_logo_transparent.png?w=300" ["content#2@medium"]=> string(5) "image" ["content#2"]=> string(7) " " ["content#2_title#"]=> int(1) ["content#2_title@"]=> string(4) "type" ["content#2_title@type"]=> string(4) "html" ["content#2_title"]=> string(24) "blender_logo_transparent" } ["summary#"]=> int(1) ["summary"]=> string(416) "Perangkat lunak grafis 3D Blender sudah diakui sebagai salah satu software yang meskipun gratis tapi tetap mampu menghasilkan produk yang berkualitas. Banyak sekali tutorial-tutorial Blender 3D yang bisa kita temukan di internet, baik berupa dokumentasi teks maupun multimedia berupa video tutorial interaktif. Cara mudah untuk memperoleh tutorial atau manual penggunaan perangkat lunak ini bisa didapatkan [&#8230;]" ["category@term"]=> string(7) "Blender" ["category#2@term"]=> string(8) "Tutorial" ["date_timestamp"]=> int(1316620926) } [1]=> array(27) { ["title#"]=> int(1) ["title"]=> string(36) "Dengan Menulis, Dunia Akan Tahu Kita" ["link#"]=> int(1) ["link"]=> string(45) "https://kirmann.wordpress.com/2011/09/17/411/" ["comments#"]=> int(1) ["comments"]=> string(53) "https://kirmann.wordpress.com/2011/09/17/411/#respond" ["pubdate#"]=> int(1) ["pubdate"]=> string(31) "Sat, 17 Sep 2011 16:50:24 +0000" ["dc"]=> array(5) { ["creator#"]=> int(1) ["creator"]=> string(6) "kirman" ["subject#"]=> int(2) ["subject"]=> string(4) "News" ["subject#2"]=> string(5) "opini" } ["category#"]=> int(2) ["category"]=> string(4) "News" ["category#2"]=> string(5) "opini" ["guid#"]=> int(1) ["guid@"]=> string(11) "ispermalink" ["guid@ispermalink"]=> string(5) "false" ["guid"]=> string(35) "http://kirmann.wordpress.com/?p=411" ["description#"]=> int(1) ["description"]=> string(382) "&#8220;Dengan membaca kita akan tahu dunia, dengan menulis dunia akan tahu kita&#8221;. Itulah sebuah kicauan yang saya baca dari salah seorang inspirator sukses mulia dan penulis (@jamilazzaini) di Twitter suatu hari lalu. Rasanya kicauan ini memang benar. Coba bayangkan, apa saja yang bisa diperoleh dari membaca, baik dari media online maupun media cetak? Pasti banyak [&#8230;]" ["content"]=> array(2) { ["encoded#"]=> int(1) ["encoded"]=> string(3923) "<p><a href="https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg"><img data-attachment-id="409" data-permalink="https://kirmann.wordpress.com/?attachment_id=409" data-orig-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg" data-orig-size="425,282" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;5&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 30D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1165162886&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;58&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.02&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="menulis" data-image-description="" data-medium-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg?w=300&#038;h=199" data-large-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg?w=425" src="https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg?w=300&#038;h=199" alt="" title="menulis" width="300" height="199" class="alignleft size-medium wp-image-409" srcset="https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg?w=300&amp;h=199 300w, https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg?w=150&amp;h=100 150w, https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg 425w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a>&#8220;Dengan membaca kita akan tahu dunia, dengan menulis dunia akan tahu kita&#8221;. Itulah sebuah kicauan yang saya baca dari salah seorang inspirator sukses mulia dan penulis (@jamilazzaini) di Twitter suatu hari lalu. Rasanya kicauan ini memang benar. Coba bayangkan, apa saja yang bisa diperoleh dari membaca, baik dari media online maupun media cetak? Pasti banyak sekali informasi yang bisa kita peroleh. Berita mengenai belahan dunia yang belum pernah kita jamah pun bisa kita ketahui dengan membaca. Bahkan ilmu pengetahuan yang bukan merupakan bidang kita pun bisa kita dapatkan melalui membaca. Sehingga, sangat benar jika Sang Pencipta Alam semesta ini memerintahkan kita untuk membaca (iqra&#8217;) dalam sebuah ayat-Nya.<br /> <span id="more-411"></span><br /> Lalu dengan menulis, maka dunia akan mengenal siapa kita lewat apa yang kita tulis. Seorang peneliti dikenal melalui karya ilmiahnya, seorang motivator dikenal melalui karya bukunya.</p> <p>Sudah lama saya tidak menulis dan mengisi blog saya, baik yang berbahasa Indonesia maupun Inggris. Sehingga, dunia pun seakan acuh dengan saya lantaran dianggap sudah &#8220;mati&#8221;. Sebab &#8220;roh&#8221; berupa tulisan-tulisan baik tutorial maupun cerita pengalaman yang dulu sering muncul di blog, kini sudah jarang bahkan hampir bisa dikatakan tak pernah ada tulisan baru lagi. Sehingga dunia pun tidak tahu bahwa sebenarnya saat ini saya telah/ sedang menempuh studi program Magister (S2) di salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia, ITS Surabaya.</p> <p>Memang, saat memasuki masa-masa mengerjakan Tugas Akhir (S1) di bidang studi Teknik Komputer dan Telematika, Teknik Elektro ITS Surabaya aktivitas menulis di blog berganti menjadi menulis di buku Tugas Akhir <img src="https://s0.wp.com/wp-content/mu-plugins/wpcom-smileys/twemoji/2/72x72/1f642.png" alt="🙂" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> . Harusnya, ini bisa menjadi bahan tulisan untuk blog saya, namun saya kurang mampu untuk itu. Konsentrasi tertuju pada bagaimana supaya bisa lulus dengan hasil baik dan membanggakan. Dan alhamdulillah, saya pun akhirnya lulus dengan perdikat Sangat Memuaskan/ Very Satisfactory <img src="https://s0.wp.com/wp-content/mu-plugins/wpcom-smileys/twemoji/2/72x72/1f642.png" alt="🙂" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> .</p> <p>Mulai saat ini saya mencoba kembali membangkitkan gairah menulis saya agar dunia tahu siapa saya dan apa aktivitas saya. Tujuannya agar bisa menebar manfaat meski hanya sedikit kepada dunia melalui tulisan.</p> " } ["wfw"]=> array(2) { ["commentrss#"]=> int(1) ["commentrss"]=> string(50) "https://kirmann.wordpress.com/2011/09/17/411/feed/" } ["http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"]=> array(2) { ["comments#"]=> int(1) ["comments"]=> string(1) "0" } ["media"]=> array(17) { ["content#"]=> int(2) ["content@"]=> string(10) "url,medium" ["content@url"]=> string(79) "https://2.gravatar.com/avatar/2faf59642da8241390dd6f74cfd55628?s=96&d=monsterid" ["content@medium"]=> string(5) "image" ["content"]=> string(7) " " ["content_title#"]=> int(1) ["content_title@"]=> string(4) "type" ["content_title@type"]=> string(4) "html" ["content_title"]=> string(6) "kirman" ["content#2@"]=> string(10) "url,medium" ["content#2@url"]=> string(61) "https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg?w=300" ["content#2@medium"]=> string(5) "image" ["content#2"]=> string(7) " " ["content#2_title#"]=> int(1) ["content#2_title@"]=> string(4) "type" ["content#2_title@type"]=> string(4) "html" ["content#2_title"]=> string(7) "menulis" } ["summary#"]=> int(1) ["summary"]=> string(382) "&#8220;Dengan membaca kita akan tahu dunia, dengan menulis dunia akan tahu kita&#8221;. Itulah sebuah kicauan yang saya baca dari salah seorang inspirator sukses mulia dan penulis (@jamilazzaini) di Twitter suatu hari lalu. Rasanya kicauan ini memang benar. Coba bayangkan, apa saja yang bisa diperoleh dari membaca, baik dari media online maupun media cetak? Pasti banyak [&#8230;]" ["category@term"]=> string(4) "News" ["category#2@term"]=> string(5) "opini" ["date_timestamp"]=> int(1316278224) } [2]=> array(35) { ["title#"]=> int(1) ["title"]=> string(26) "Bagaimana Cara Kerja OGRE?" ["link#"]=> int(1) ["link"]=> string(67) "https://kirmann.wordpress.com/2010/12/14/bagaimana-cara-kerja-ogre/" ["comments#"]=> int(1) ["comments"]=> string(76) "https://kirmann.wordpress.com/2010/12/14/bagaimana-cara-kerja-ogre/#comments" ["pubdate#"]=> int(1) ["pubdate"]=> string(31) "Tue, 14 Dec 2010 12:15:30 +0000" ["dc"]=> array(9) { ["creator#"]=> int(1) ["creator"]=> string(6) "kirman" ["subject#"]=> int(6) ["subject"]=> string(17) "Graphic Computing" ["subject#2"]=> string(6) "Entity" ["subject#3"]=> string(4) "OGRE" ["subject#4"]=> string(6) "OGRE3D" ["subject#5"]=> string(12) "SceneManager" ["subject#6"]=> string(9) "SceneNode" } ["category#"]=> int(6) ["category"]=> string(17) "Graphic Computing" ["category#2"]=> string(6) "Entity" ["category#3"]=> string(4) "OGRE" ["category#4"]=> string(6) "OGRE3D" ["category#5"]=> string(12) "SceneManager" ["category#6"]=> string(9) "SceneNode" ["guid#"]=> int(1) ["guid@"]=> string(11) "ispermalink" ["guid@ispermalink"]=> string(5) "false" ["guid"]=> string(35) "http://kirmann.wordpress.com/?p=401" ["description#"]=> int(1) ["description"]=> string(432) "Kelas paling mendasar dalam Ogre adalah SceneManager, Entity dan SceneNode. SceneManager Segala sesuatu yang muncul pada layar (screen) dikelola oleh SceneManager. Ketika kita menempatkan objek dalam scene, SceneManager yaitu kelas yang menjaga/melacak lokasinya. Bila kita membuat Kamera untuk melihat scene, SceneManager menjaga alur dari objek itu. Bila kita membuat plane, billboard, lampu dan seterusnya, SceneManager [&#8230;]" ["content"]=> array(2) { ["encoded#"]=> int(1) ["encoded"]=> string(5138) "<p><a href="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/12/sinbad-ogre.jpg"><img data-attachment-id="402" data-permalink="https://kirmann.wordpress.com/2010/12/14/bagaimana-cara-kerja-ogre/sinbad-ogre/" data-orig-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/12/sinbad-ogre.jpg?w=455" data-orig-size="300,172" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="sinbad-ogre" data-image-description="" data-medium-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/12/sinbad-ogre.jpg?w=455?w=300" data-large-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/12/sinbad-ogre.jpg?w=455?w=300" src="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/12/sinbad-ogre.jpg?w=455" alt="" title="sinbad-ogre" class="alignleft size-full wp-image-402" srcset="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/12/sinbad-ogre.jpg 300w, https://kirmann.files.wordpress.com/2010/12/sinbad-ogre.jpg?w=150 150w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a></p> <p align="justify">Kelas paling mendasar dalam Ogre adalah SceneManager, Entity dan SceneNode. </p> <p><strong>SceneManager</strong></p> <p align="justify">Segala sesuatu yang muncul pada layar (screen) dikelola oleh SceneManager. Ketika kita menempatkan objek dalam scene, SceneManager yaitu kelas yang menjaga/melacak lokasinya. <span id="more-401"></span>Bila kita membuat Kamera untuk melihat scene, SceneManager menjaga alur dari objek itu. Bila kita membuat plane, billboard, lampu dan seterusnya, SceneManager akan menjaga alur (track) itu.</p> <p align="justify">Ada beberapa jenis SceneManager. Ada SceneManager yang mengubah (render) terrain, ada SceneManager untuk rendering peta BSP, dan sebagainya. Berbagai jenis SceneManager dapat dilihat di <a href="http://www.ogre3d.org/tikiwiki/SceneManagersFAQ" target="_blank">SceneManagersFAQ</a>.</p> <p align="justify"><strong>Scene </strong>adalah representasi abstrak dari apa yang ditampilkan dalam dunia virtual/maya. Scene dapat terdiri dari geometri statis seperti terrain atau bangunan interior, model semacam pohon, kursi atau monster, sumber cahaya yang menerangi tempat kejadian dan kamera yang melihat scene.</p> <p align="justify">Scene dapat memiliki tipe yang cukup berbeda. Sebuah scene interior mungkin terdiri dari lorong-lorong dan kamar yang berisi mebel dan karya seni di dinding. Sebuah scene eksterior mungkin terdiri dari dataran berbukit-bukit, pohon, rumput melambai tertiup angin dan langit biru dengan awan bergerak lembut.</p> <p align="justify">Ogre menyediakan satu set scene manager yang berbeda, masing-masing disesuaikan untuk dukungan terbaik berbagai jenis scene. Seorang ahli Ogre bahkan bahkan bisa mengembangkan scene manager sendiri, disesuaikan untuk jenis terbaik scene yang digunakan dalam aplikasi mereka.</p> <p><strong>Entity</strong> </p> <p align="justify">Entity merupakan salah satu jenis objek yang dapat dirender pada scene. Anda dapat menganggap suatu entity sebagai sesuatu yang diwakili oleh mesh 3D. Robot akan menjadi suatu Entity, ikan akan menjadi Entity, daerah berjalan suatu karakter akan menjadi Entity yang besar. Namun, hal-hal seperti Lampu, Papan iklan, Partikel, Kamera, dll tidak akan menjadi Entity.</p> <p align="justify">Satu hal yang perlu diperhatikan tentang Ogre adalah bahwa Ogre ini memisahkan benda yang dapat dirender (renderable) dari lokasi dan orientasi mereka. Ini berarti bahwa tidak dapat menempatkan Entity secara langsung dalam sebuah scene. Sebaliknya, harus melampirkan Entity ke objek SceneNode, dan SceneNode ini berisi informasi tentang lokasi dan orientasi.</p> <p><strong>SceneNode</strong></p> <p align="justify">Seperti telah disebutkan, SceneNode melacak lokasi dan orientasi bagi semua objek yang melekat padanya. Ketika membuat sebuah Entity, ini tidak dirender dalam scene sampai dipasangkan ke SceneNode. Sebagai tambahan SceneNode bukan merupakan obyek yang ditampilkan pada layar. Hanya ketika membuat sebuah SceneNode dan melampirkan Entity (atau objek lainnya) ke SceneNode itulah yang benar-benar ditampilkan pada layar.</p> <p align="justify">SceneNode dapat memiliki sejumlah objek yang dipasang didalamnya. Katakanlah Anda memiliki karakter berjalan pada layar dan ingin dia menghasilkan cahaya di sekelilingnya. Cara Anda melakukan ini adalah dengan terlebih dahulu membuat SceneNode, kemudian buat Entity untuk karakter dan melampirkan ke SceneNode. Maka Anda akan membuat objek Light dan melampirkan ke SceneNode. SceneNodes bisa juga dilampirkan pada SceneNode lain yang memungkinkan untuk membuat seluruh hierarki node.</p> <p align="justify">Salah satu konsep utama yang perlu diketahui tentang SceneNode adalah bahwa posisi SceneNode adalah selalu relatif terhadap SceneNode induknya, dan masing-masing SceneManager berisi node root yang semua SceneNodes lainnya yang terpasang.</p> " } ["wfw"]=> array(2) { ["commentrss#"]=> int(1) ["commentrss"]=> string(72) "https://kirmann.wordpress.com/2010/12/14/bagaimana-cara-kerja-ogre/feed/" } ["http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"]=> array(2) { ["comments#"]=> int(1) ["comments"]=> string(1) "2" } ["media"]=> array(17) { ["content#"]=> int(2) ["content@"]=> string(10) "url,medium" ["content@url"]=> string(79) "https://2.gravatar.com/avatar/2faf59642da8241390dd6f74cfd55628?s=96&d=monsterid" ["content@medium"]=> string(5) "image" ["content"]=> string(7) " " ["content_title#"]=> int(1) ["content_title@"]=> string(4) "type" ["content_title@type"]=> string(4) "html" ["content_title"]=> string(6) "kirman" ["content#2@"]=> string(10) "url,medium" ["content#2@url"]=> string(59) "https://kirmann.files.wordpress.com/2010/12/sinbad-ogre.jpg" ["content#2@medium"]=> string(5) "image" ["content#2"]=> string(7) " " ["content#2_title#"]=> int(1) ["content#2_title@"]=> string(4) "type" ["content#2_title@type"]=> string(4) "html" ["content#2_title"]=> string(11) "sinbad-ogre" } ["summary#"]=> int(1) ["summary"]=> string(432) "Kelas paling mendasar dalam Ogre adalah SceneManager, Entity dan SceneNode. SceneManager Segala sesuatu yang muncul pada layar (screen) dikelola oleh SceneManager. Ketika kita menempatkan objek dalam scene, SceneManager yaitu kelas yang menjaga/melacak lokasinya. Bila kita membuat Kamera untuk melihat scene, SceneManager menjaga alur dari objek itu. Bila kita membuat plane, billboard, lampu dan seterusnya, SceneManager [&#8230;]" ["category@term"]=> string(17) "Graphic Computing" ["category#2@term"]=> string(6) "Entity" ["category#3@term"]=> string(4) "OGRE" ["category#4@term"]=> string(6) "OGRE3D" ["category#5@term"]=> string(12) "SceneManager" ["category#6@term"]=> string(9) "SceneNode" ["date_timestamp"]=> int(1292328930) } [3]=> array(31) { ["title#"]=> int(1) ["title"]=> string(48) "Augmented Reality Menggunakan ARToolkit dan OGRE" ["link#"]=> int(1) ["link"]=> string(90) "https://kirmann.wordpress.com/2010/11/24/augmented-reality-menggunakan-artoolkit-dan-ogre/" ["comments#"]=> int(1) ["comments"]=> string(99) "https://kirmann.wordpress.com/2010/11/24/augmented-reality-menggunakan-artoolkit-dan-ogre/#comments" ["pubdate#"]=> int(1) ["pubdate"]=> string(31) "Wed, 24 Nov 2010 14:51:13 +0000" ["dc"]=> array(7) { ["creator#"]=> int(1) ["creator"]=> string(6) "kirman" ["subject#"]=> int(4) ["subject"]=> string(5) "tekno" ["subject#2"]=> string(9) "ARToolkit" ["subject#3"]=> string(17) "Augmented Reality" ["subject#4"]=> string(4) "OGRE" } ["category#"]=> int(4) ["category"]=> string(5) "tekno" ["category#2"]=> string(9) "ARToolkit" ["category#3"]=> string(17) "Augmented Reality" ["category#4"]=> string(4) "OGRE" ["guid#"]=> int(1) ["guid@"]=> string(11) "ispermalink" ["guid@ispermalink"]=> string(5) "false" ["guid"]=> string(35) "http://kirmann.wordpress.com/?p=393" ["description#"]=> int(1) ["description"]=> string(447) "Aplikasi sederhana ini merupakan integrasi antara ARToolkit dan OGRE. Dimana ARToolkit digunakan sebagai lingkungan untuk menampilkan aplikasi Augmented Reality, sedangkan OGRE (Open Source Graphic Rendering Engine) digunakan sebagai render grafik. ARToolKit adalah library perangkat lunak untuk membangun aplikasi Augmented Reality (AR). Ini adalah aplikasi yang melibatkan lapisan citra virtual dalam dunia nyata. Sebagai contoh, dalam [&#8230;]" ["content"]=> array(2) { ["encoded#"]=> int(1) ["encoded"]=> string(3110) "<div data-shortcode="caption" id="attachment_394" style="width: 170px" class="wp-caption alignleft"><a href="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/11/thumbnail.jpg"><img aria-describedby="caption-attachment-394" data-attachment-id="394" data-permalink="https://kirmann.wordpress.com/2010/11/24/augmented-reality-menggunakan-artoolkit-dan-ogre/thumbnail/" data-orig-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/11/thumbnail.jpg?w=455" data-orig-size="160,120" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="Augmented Reality Menggunakan ARToolkit dan OGRE" data-image-description="&lt;p&gt;Augmented Reality Menggunakan ARToolkit dan OGRE&lt;/p&gt; " data-medium-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/11/thumbnail.jpg?w=455?w=160" data-large-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/11/thumbnail.jpg?w=455?w=160" src="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/11/thumbnail.jpg?w=455" alt="Augmented Reality Menggunakan ARToolkit dan OGRE" title="Augmented Reality Menggunakan ARToolkit dan OGRE" class="size-full wp-image-394" srcset="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/11/thumbnail.jpg 160w, https://kirmann.files.wordpress.com/2010/11/thumbnail.jpg?w=150 150w" sizes="(max-width: 160px) 100vw, 160px" /></a><p id="caption-attachment-394" class="wp-caption-text">Augmented Reality Menggunakan ARToolkit dan OGRE</p></div> <p align="justify">Aplikasi sederhana ini merupakan integrasi antara ARToolkit dan OGRE. Dimana ARToolkit digunakan sebagai lingkungan untuk menampilkan aplikasi Augmented Reality, sedangkan OGRE (Open Source Graphic Rendering Engine) digunakan sebagai render grafik.</p> <p><span id="more-393"></span></p> <p align="justify">ARToolKit adalah library perangkat lunak untuk membangun aplikasi Augmented Reality (AR). Ini adalah aplikasi yang melibatkan lapisan citra virtual dalam dunia nyata. Sebagai contoh, dalam video berikut ini terdapat karakter virtual tiga dimensi (ninja) muncul berdiri pada marker (kartu) nyata. Ini dapat dilihat oleh user pada layar monitor komputer dengan meletakkan marker didepan webcam. Ketika user menggerakkan marker, karakter virtual itu juga bergerak sesuai dengan gerakan marker.</p> <iframe class='youtube-player' type='text/html' width='455' height='256' src='https://www.youtube.com/embed/CVsnoAeHvJc?version=3&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;autohide=2&#038;showsearch=0&#038;showinfo=1&#038;iv_load_policy=1&#038;wmode=transparent' allowfullscreen='true' style='border:0;'></iframe> <p align="justify">Salah satu kesulitan utama dalam mengembangkan aplikasi Augmented Reality adalah masalah pelacakan sudut pandang pengguna. Untuk mengetahui dari sudut pandang apa yang menarik citra virtual, aplikasi harus tahu di mana pengguna mencari di dunia nyata.</p> " } ["wfw"]=> array(2) { ["commentrss#"]=> int(1) ["commentrss"]=> string(95) "https://kirmann.wordpress.com/2010/11/24/augmented-reality-menggunakan-artoolkit-dan-ogre/feed/" } ["http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"]=> array(2) { ["comments#"]=> int(1) ["comments"]=> string(1) "5" } ["media"]=> array(17) { ["content#"]=> int(2) ["content@"]=> string(10) "url,medium" ["content@url"]=> string(79) "https://2.gravatar.com/avatar/2faf59642da8241390dd6f74cfd55628?s=96&d=monsterid" ["content@medium"]=> string(5) "image" ["content"]=> string(7) " " ["content_title#"]=> int(1) ["content_title@"]=> string(4) "type" ["content_title@type"]=> string(4) "html" ["content_title"]=> string(6) "kirman" ["content#2@"]=> string(10) "url,medium" ["content#2@url"]=> string(57) "https://kirmann.files.wordpress.com/2010/11/thumbnail.jpg" ["content#2@medium"]=> string(5) "image" ["content#2"]=> string(7) " " ["content#2_title#"]=> int(1) ["content#2_title@"]=> string(4) "type" ["content#2_title@type"]=> string(4) "html" ["content#2_title"]=> string(48) "Augmented Reality Menggunakan ARToolkit dan OGRE" } ["summary#"]=> int(1) ["summary"]=> string(447) "Aplikasi sederhana ini merupakan integrasi antara ARToolkit dan OGRE. Dimana ARToolkit digunakan sebagai lingkungan untuk menampilkan aplikasi Augmented Reality, sedangkan OGRE (Open Source Graphic Rendering Engine) digunakan sebagai render grafik. ARToolKit adalah library perangkat lunak untuk membangun aplikasi Augmented Reality (AR). Ini adalah aplikasi yang melibatkan lapisan citra virtual dalam dunia nyata. Sebagai contoh, dalam [&#8230;]" ["category@term"]=> string(5) "tekno" ["category#2@term"]=> string(9) "ARToolkit" ["category#3@term"]=> string(17) "Augmented Reality" ["category#4@term"]=> string(4) "OGRE" ["date_timestamp"]=> int(1290610273) } [4]=> array(33) { ["title#"]=> int(1) ["title"]=> string(39) "OGRE, Bukan Bukanlah sebuah Game Engine" ["link#"]=> int(1) ["link"]=> string(80) "https://kirmann.wordpress.com/2010/08/30/ogre-bukan-bukanlah-sebuah-game-engine/" ["comments#"]=> int(1) ["comments"]=> string(89) "https://kirmann.wordpress.com/2010/08/30/ogre-bukan-bukanlah-sebuah-game-engine/#comments" ["pubdate#"]=> int(1) ["pubdate"]=> string(31) "Mon, 30 Aug 2010 12:10:46 +0000" ["dc"]=> array(8) { ["creator#"]=> int(1) ["creator"]=> string(6) "kirman" ["subject#"]=> int(5) ["subject"]=> string(5) "tekno" ["subject#2"]=> string(6) "engine" ["subject#3"]=> string(4) "game" ["subject#4"]=> string(11) "game engine" ["subject#5"]=> string(4) "OGRE" } ["category#"]=> int(5) ["category"]=> string(5) "tekno" ["category#2"]=> string(6) "engine" ["category#3"]=> string(4) "game" ["category#4"]=> string(11) "game engine" ["category#5"]=> string(4) "OGRE" ["guid#"]=> int(1) ["guid@"]=> string(11) "ispermalink" ["guid@ispermalink"]=> string(5) "false" ["guid"]=> string(35) "http://kirmann.wordpress.com/?p=382" ["description#"]=> int(1) ["description"]=> string(433) "OGRE, atau Object-oriented Graphics Rendereing Engine merupakan open-source engine yang mampu melakukan rendering grafik. Engine ini bisa berjalan pada berbagai macam hardware yang capable dengan grafik 3D (3 Dimensi). OGRE bukanlah sebuah game shell atau bahasa scripting seperti kebanyakan game development kit lainnya. OGRE akan lebih banyak membutuhkan knowledge (tentang OGRE&#8217;s property) untuk menggunakan secara [&#8230;]" ["content"]=> array(2) { ["encoded#"]=> int(1) ["encoded"]=> string(2663) "<p align="justify"><a href="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/08/ogre-logo-wetfloor.gif"><img data-attachment-id="383" data-permalink="https://kirmann.wordpress.com/2010/08/30/ogre-bukan-bukanlah-sebuah-game-engine/ogre-logo-wetfloor/" data-orig-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/08/ogre-logo-wetfloor.gif?w=455" data-orig-size="235,78" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="ogre-logo-wetfloor" data-image-description="" data-medium-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/08/ogre-logo-wetfloor.gif?w=455?w=235" data-large-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/08/ogre-logo-wetfloor.gif?w=455?w=235" src="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/08/ogre-logo-wetfloor.gif?w=455" alt="" title="ogre-logo-wetfloor" class="alignleft size-full wp-image-383" /></a><a href="http://www.ogre3d.org/">OGRE</a>, atau Object-oriented Graphics Rendereing Engine merupakan open-source engine yang mampu melakukan rendering grafik. Engine ini bisa berjalan pada berbagai macam hardware yang capable dengan grafik 3D (3 Dimensi).</p> <p align="justify"><a href="http://www.ogre3d.org/">OGRE</a> bukanlah sebuah game shell atau bahasa scripting seperti kebanyakan game development kit lainnya. OGRE akan lebih banyak membutuhkan knowledge (tentang OGRE&#8217;s property) untuk menggunakan secara benar. Namun Pengetahuan tentang bahasa pemrograman C++ juga diperlukan, sebagai pemahaman dari object oriented programming.</p> <p><span id="more-382"></span></p> <p align="justify"><a href="http://www.ogre3d.org/">OGRE</a> bukan sesuatu yang mudah cocok untuk seseorang yang hanya ingin memulai pemrograman. Itu bukan berarti bahwa kita tidak bisa belajar program dengan menggunakan OGRE. Akan berkali-kali lebih sulit daripada jika kita mulai dengan pendekatan yang lebih tradisional.</p> <p>Apakah OGRE adalah sebuah game engine?</p> <p align="justify">Tidak. Ini adalah perbedaan halus bahwa banyak orang cenderung salah mengartikan. OGRE adalah graphic engine, dan hanya sebuah mesin grafis. Namun secara mudah dapat dihubungkan dengan library lain untuk menciptakan game engine. Beberapa library yang mungkin dibutuhkan untuk menciptakan game antara lain: sound, networking, input dan collision. Secara native, OGRE tidak memasukkan library itu kedalamnya.</p> " } ["wfw"]=> array(2) { ["commentrss#"]=> int(1) ["commentrss"]=> string(85) "https://kirmann.wordpress.com/2010/08/30/ogre-bukan-bukanlah-sebuah-game-engine/feed/" } ["http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"]=> array(2) { ["comments#"]=> int(1) ["comments"]=> string(1) "4" } ["media"]=> array(17) { ["content#"]=> int(2) ["content@"]=> string(10) "url,medium" ["content@url"]=> string(79) "https://2.gravatar.com/avatar/2faf59642da8241390dd6f74cfd55628?s=96&d=monsterid" ["content@medium"]=> string(5) "image" ["content"]=> string(7) " " ["content_title#"]=> int(1) ["content_title@"]=> string(4) "type" ["content_title@type"]=> string(4) "html" ["content_title"]=> string(6) "kirman" ["content#2@"]=> string(10) "url,medium" ["content#2@url"]=> string(66) "https://kirmann.files.wordpress.com/2010/08/ogre-logo-wetfloor.gif" ["content#2@medium"]=> string(5) "image" ["content#2"]=> string(7) " " ["content#2_title#"]=> int(1) ["content#2_title@"]=> string(4) "type" ["content#2_title@type"]=> string(4) "html" ["content#2_title"]=> string(18) "ogre-logo-wetfloor" } ["summary#"]=> int(1) ["summary"]=> string(433) "OGRE, atau Object-oriented Graphics Rendereing Engine merupakan open-source engine yang mampu melakukan rendering grafik. Engine ini bisa berjalan pada berbagai macam hardware yang capable dengan grafik 3D (3 Dimensi). OGRE bukanlah sebuah game shell atau bahasa scripting seperti kebanyakan game development kit lainnya. OGRE akan lebih banyak membutuhkan knowledge (tentang OGRE&#8217;s property) untuk menggunakan secara [&#8230;]" ["category@term"]=> string(5) "tekno" ["category#2@term"]=> string(6) "engine" ["category#3@term"]=> string(4) "game" ["category#4@term"]=> string(11) "game engine" ["category#5@term"]=> string(4) "OGRE" ["date_timestamp"]=> int(1283170246) } [5]=> array(29) { ["title#"]=> int(1) ["title"]=> string(23) "Apa Itu Physic Engine ?" ["link#"]=> int(1) ["link"]=> string(63) "https://kirmann.wordpress.com/2010/08/26/apa-itu-physic-engine/" ["comments#"]=> int(1) ["comments"]=> string(72) "https://kirmann.wordpress.com/2010/08/26/apa-itu-physic-engine/#comments" ["pubdate#"]=> int(1) ["pubdate"]=> string(31) "Thu, 26 Aug 2010 08:21:47 +0000" ["dc"]=> array(6) { ["creator#"]=> int(1) ["creator"]=> string(6) "kirman" ["subject#"]=> int(3) ["subject"]=> string(5) "tekno" ["subject#2"]=> string(14) "game developer" ["subject#3"]=> string(13) "physic engine" } ["category#"]=> int(3) ["category"]=> string(5) "tekno" ["category#2"]=> string(14) "game developer" ["category#3"]=> string(13) "physic engine" ["guid#"]=> int(1) ["guid@"]=> string(11) "ispermalink" ["guid@ispermalink"]=> string(5) "false" ["guid"]=> string(35) "http://kirmann.wordpress.com/?p=377" ["description#"]=> int(1) ["description"]=> string(435) "Physic Engine (Mesin Fisik) adalah perangkat lunak yang didesain untuk menampilkan/ melakukan simulasi berbagai jenis fenomena objek fisik di alam. Simulasi yang dilakukan dapat memprediksi bermacam-macam kejadian dalam kondisi yang berbeda serta memperkirakan apa yang akan terjadi dalam kehidupan nyata. Engine ini secara rutin menangani perilaku objek-objek misalnya, benda keras, partikel, gelombang, cloth, serta deteksi [&#8230;]" ["content"]=> array(2) { ["encoded#"]=> int(1) ["encoded"]=> string(3043) "<p align="justify"><a href="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/08/physic-engine.jpg"><img data-attachment-id="378" data-permalink="https://kirmann.wordpress.com/2010/08/26/apa-itu-physic-engine/physic-engine/" data-orig-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/08/physic-engine.jpg?w=455" data-orig-size="275,183" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="physic engine" data-image-description="" data-medium-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/08/physic-engine.jpg?w=455?w=275" data-large-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/08/physic-engine.jpg?w=455?w=275" class="alignleft size-full wp-image-378" title="physic engine" src="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/08/physic-engine.jpg?w=455" alt="" srcset="https://kirmann.files.wordpress.com/2010/08/physic-engine.jpg 275w, https://kirmann.files.wordpress.com/2010/08/physic-engine.jpg?w=150 150w" sizes="(max-width: 275px) 100vw, 275px" /></a>Physic Engine (Mesin Fisik) adalah perangkat lunak yang didesain untuk menampilkan/ melakukan simulasi berbagai jenis fenomena objek fisik di alam. Simulasi yang dilakukan dapat memprediksi bermacam-macam kejadian dalam kondisi yang berbeda serta memperkirakan apa yang akan terjadi dalam kehidupan nyata. Engine ini secara rutin menangani perilaku objek-objek misalnya, benda keras, partikel, gelombang, cloth, serta deteksi benturan (collision) dan dinamik.</p> <p align="justify">Prinsip kerjanya, physic engine akan melakukan spesifikasi force (gaya) terhadap objek berdasarkan input user dalam setiap loop. Sehingga, output yang ditimbulkan adalah hasil komputasi dari physic engine.</p> <p><span id="more-377"></span></p> <p align="justify">Secara proses misalnya, physic engine melakukan collision detection kemudian output dari module tersebut diberikan pada komponen kedua, simulation system. Simulation system (sistem integrator) ini digunakan untuk melakukan perhitungan berdasarkan rumus fisika dan hasilnya akan melakukan update property dari objek yang disimulasikan.</p> <p align="justify">Ada bermacam-macam jenis phisic engine yaitu, PhysX of AGEIA (NVIDIA), HAVOC engine dari HAVOC, ODE (Open Dynamics Engine), dll. Yang mana, engine fisik ini tidak hanya berguna untuk penelitian (research), tapi juga untuk berbagai macam aplikasi seperti game (permainan) yang memasukkan unsur gravitasi, akselerasi, pergeseran, dll.</p> <p align="justify">Seorang game programmer (developer) pasti sudah cukup paham dengan apa yang dinamakan dengan physic engine. Karena dengan ini, game yang dibuat akan menjadi menarik dan perilaku serta karakter objek game menjadi lebih nyata dibandingkan tanpa menggunakan physic engine.</p> " } ["wfw"]=> array(2) { ["commentrss#"]=> int(1) ["commentrss"]=> string(68) "https://kirmann.wordpress.com/2010/08/26/apa-itu-physic-engine/feed/" } ["http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"]=> array(2) { ["comments#"]=> int(1) ["comments"]=> string(1) "8" } ["media"]=> array(17) { ["content#"]=> int(2) ["content@"]=> string(10) "url,medium" ["content@url"]=> string(79) "https://2.gravatar.com/avatar/2faf59642da8241390dd6f74cfd55628?s=96&d=monsterid" ["content@medium"]=> string(5) "image" ["content"]=> string(7) " " ["content_title#"]=> int(1) ["content_title@"]=> string(4) "type" ["content_title@type"]=> string(4) "html" ["content_title"]=> string(6) "kirman" ["content#2@"]=> string(10) "url,medium" ["content#2@url"]=> string(61) "https://kirmann.files.wordpress.com/2010/08/physic-engine.jpg" ["content#2@medium"]=> string(5) "image" ["content#2"]=> string(7) " " ["content#2_title#"]=> int(1) ["content#2_title@"]=> string(4) "type" ["content#2_title@type"]=> string(4) "html" ["content#2_title"]=> string(13) "physic engine" } ["summary#"]=> int(1) ["summary"]=> string(435) "Physic Engine (Mesin Fisik) adalah perangkat lunak yang didesain untuk menampilkan/ melakukan simulasi berbagai jenis fenomena objek fisik di alam. Simulasi yang dilakukan dapat memprediksi bermacam-macam kejadian dalam kondisi yang berbeda serta memperkirakan apa yang akan terjadi dalam kehidupan nyata. Engine ini secara rutin menangani perilaku objek-objek misalnya, benda keras, partikel, gelombang, cloth, serta deteksi [&#8230;]" ["category@term"]=> string(5) "tekno" ["category#2@term"]=> string(14) "game developer" ["category#3@term"]=> string(13) "physic engine" ["date_timestamp"]=> int(1282810907) } } ["channel"]=> array(26) { ["title#"]=> int(1) ["title"]=> string(8) "Sukirman" ["atom"]=> array(18) { ["link_self#"]=> int(1) ["link_self"]=> string(35) "https://kirmann.wordpress.com/feed/" ["link_self@"]=> string(13) "href,rel,type" ["link_self@href"]=> string(35) "https://kirmann.wordpress.com/feed/" ["link_self@rel"]=> string(4) "self" ["link_self@type"]=> string(19) "application/rss+xml" ["link_search#"]=> int(1) ["link_search"]=> string(37) "https://kirmann.wordpress.com/osd.xml" ["link_search@"]=> string(19) "rel,type,href,title" ["link_search@rel"]=> string(6) "search" ["link_search@type"]=> string(37) "application/opensearchdescription+xml" ["link_search@href"]=> string(37) "https://kirmann.wordpress.com/osd.xml" ["link_search@title"]=> string(8) "Sukirman" ["link_hub#"]=> int(1) ["link_hub"]=> string(44) "https://kirmann.wordpress.com/?pushpress=hub" ["link_hub@"]=> string(8) "rel,href" ["link_hub@rel"]=> string(3) "hub" ["link_hub@href"]=> string(44) "https://kirmann.wordpress.com/?pushpress=hub" } ["link#"]=> int(1) ["link"]=> string(29) "https://kirmann.wordpress.com" ["description#"]=> int(1) ["lastbuilddate#"]=> int(1) ["lastbuilddate"]=> string(34) " Thu, 21 Feb 2019 05:15:45 +0000 " ["language#"]=> int(1) ["language"]=> string(2) "en" ["sy"]=> array(4) { ["updateperiod#"]=> int(1) ["updateperiod"]=> string(9) " hourly " ["updatefrequency#"]=> int(1) ["updatefrequency"]=> string(4) " 1 " } ["generator#"]=> int(1) ["generator"]=> string(21) "http://wordpress.com/" ["cloud#"]=> int(1) ["cloud@"]=> string(43) "domain,port,path,registerprocedure,protocol" ["cloud@domain"]=> string(21) "kirmann.wordpress.com" ["cloud@port"]=> string(2) "80" ["cloud@path"]=> string(17) "/?rsscloud=notify" ["cloud@registerprocedure"]=> string(0) "" ["cloud@protocol"]=> string(9) "http-post" ["tagline#"]=> int(1) ["tagline"]=> NULL ["subtitle#"]=> int(1) ["subtitle"]=> NULL ["logo#"]=> int(1) ["logo"]=> string(122) "https://secure.gravatar.com/blavatar/3cac545af3106c18fc9a05f1c88a2b56?s=96&d=https%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png" } ["textinput"]=> array(0) { } ["image"]=> array(6) { ["url#"]=> int(1) ["url"]=> string(122) "https://secure.gravatar.com/blavatar/3cac545af3106c18fc9a05f1c88a2b56?s=96&d=https%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png" ["title#"]=> int(1) ["title"]=> string(8) "Sukirman" ["link#"]=> int(1) ["link"]=> string(29) "https://kirmann.wordpress.com" } ["feed_type"]=> string(3) "RSS" ["feed_version"]=> string(3) "2.0" ["encoding"]=> string(5) "UTF-8" ["_source_encoding"]=> string(0) "" ["ERROR"]=> string(0) "" ["WARNING"]=> string(0) "" ["_XMLNS_FAMILIAR"]=> array(22) { ["http://www.w3.org/2005/Atom"]=> string(4) "atom" ["http://purl.org/atom/ns#"]=> string(4) "atom" ["http://purl.org/rss/1.0/"]=> string(3) "rss" ["http://backend.userland.com/RSS2"]=> string(3) "rss" ["http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#"]=> string(3) "rdf" ["http://www.w3.org/1999/xhtml"]=> string(5) "xhtml" ["http://purl.org/dc/elements/1.1/"]=> string(2) "dc" ["http://purl.org/dc/terms/"]=> string(7) "dcterms" ["http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"]=> string(7) "content" ["http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"]=> string(2) "sy" ["http://purl.org/rss/1.0/modules/taxonomy/"]=> string(4) "taxo" ["http://purl.org/rss/1.0/modules/dc/"]=> string(2) "dc" ["http://wellformedweb.org/CommentAPI/"]=> string(3) "wfw" ["http://webns.net/mvcb/"]=> string(5) "admin" ["http://purl.org/rss/1.0/modules/annotate/"]=> string(8) "annotate" ["http://xmlns.com/foaf/0.1/"]=> string(4) "foaf" ["http://madskills.com/public/xml/rss/module/trackback/"]=> string(9) "trackback" ["http://web.resource.org/cc/"]=> string(2) "cc" ["http://search.yahoo.com/mrss"]=> string(5) "media" ["http://search.yahoo.com/mrss/"]=> string(5) "media" ["http://video.search.yahoo.com/mrss"]=> string(5) "media" ["http://video.search.yahoo.com/mrss/"]=> string(5) "media" } ["_XMLBASE_RESOLVE"]=> array(2) { ["atom"]=> array(14) { ["link"]=> array(1) { ["href"]=> bool(true) } ["content"]=> array(3) { ["src"]=> bool(true) ["*xml"]=> bool(true) ["*html"]=> bool(true) } ["summary"]=> array(2) { ["*xml"]=> bool(true) ["*html"]=> bool(true) } ["title"]=> array(2) { ["*xml"]=> bool(true) ["*html"]=> bool(true) } ["rights"]=> array(2) { ["*xml"]=> bool(true) ["*html"]=> bool(true) } ["subtitle"]=> array(2) { ["*xml"]=> bool(true) ["*html"]=> bool(true) } ["info"]=> array(2) { ["*xml"]=> bool(true) ["*html"]=> bool(true) } ["tagline"]=> array(2) { ["*xml"]=> bool(true) ["*html"]=> bool(true) } ["copyright"]=> array(2) { ["*xml"]=> bool(true) ["*html"]=> bool(true) } ["generator"]=> array(2) { ["uri"]=> bool(true) ["url"]=> bool(true) } ["uri"]=> array(1) { ["*content"]=> bool(true) } ["url"]=> array(1) { ["*content"]=> bool(true) } ["icon"]=> array(1) { ["*content"]=> bool(true) } ["logo"]=> array(1) { ["*content"]=> bool(true) } } ["xhtml"]=> array(17) { ["a"]=> array(1) { ["href"]=> bool(true) } ["applet"]=> array(1) { ["codebase"]=> bool(true) } ["area"]=> array(1) { ["href"]=> bool(true) } ["blockquote"]=> array(1) { ["cite"]=> bool(true) } ["body"]=> array(1) { ["background"]=> bool(true) } ["del"]=> array(1) { ["cite"]=> bool(true) } ["form"]=> array(1) { ["action"]=> bool(true) } ["frame"]=> array(2) { ["longdesc"]=> bool(true) ["src"]=> bool(true) } ["iframe"]=> array(3) { ["longdesc"]=> bool(true) ["iframe"]=> bool(true) ["src"]=> bool(true) } ["head"]=> array(1) { ["profile"]=> bool(true) } ["img"]=> array(3) { ["longdesc"]=> bool(true) ["src"]=> bool(true) ["usemap"]=> bool(true) } ["input"]=> array(2) { ["src"]=> bool(true) ["usemap"]=> bool(true) } ["ins"]=> array(1) { ["cite"]=> bool(true) } ["link"]=> array(1) { ["href"]=> bool(true) } ["object"]=> array(4) { ["classid"]=> bool(true) ["codebase"]=> bool(true) ["data"]=> bool(true) ["usemap"]=> bool(true) } ["q"]=> array(1) { ["cite"]=> bool(true) } ["script"]=> array(1) { ["src"]=> bool(true) } } } ["_ATOM_CONTENT_CONSTRUCTS"]=> array(8) { [0]=> string(7) "content" [1]=> string(7) "summary" [2]=> string(5) "title" [3]=> string(4) "info" [4]=> string(7) "tagline" [5]=> string(9) "copyright" [6]=> string(6) "rights" [7]=> string(8) "subtitle" } ["_XHTML_CONTENT_CONSTRUCTS"]=> array(2) { [0]=> string(4) "body" [1]=> string(3) "div" } ["_KNOWN_ENCODINGS"]=> array(3) { [0]=> string(5) "UTF-8" [1]=> string(8) "US-ASCII" [2]=> string(10) "ISO-8859-1" } ["stack"]=> array(4) { ["element"]=> array(0) { } ["ns"]=> array(0) { } ["xmlns"]=> array(0) { } ["xml:base"]=> array(1) { [0]=> string(34) "http://kirmann.wordpress.com/feed/" } } ["inchannel"]=> bool(false) ["initem"]=> bool(false) ["incontent"]=> array(0) { } ["xml_escape"]=> bool(false) ["exclude_top"]=> bool(false) ["intextinput"]=> bool(false) ["inimage"]=> bool(false) ["root_namespaces"]=> array(1) { [0]=> string(3) "rss" } ["current_namespace"]=> string(0) "" ["working_namespace_table"]=> array(0) { } ["current_category"]=> int(0) ["http_status"]=> int(200) ["header"]=> array(11) { ["server"]=> string(5) "nginx" ["date"]=> string(29) "Tue, 10 Dec 2019 19:21:28 GMT" ["content-type"]=> string(34) "application/rss+xml; charset=UTF-8" ["connection"]=> string(5) "close" ["vary"]=> string(15) "Accept-Encoding" ["x-hacker"]=> string(108) "If you're reading this, you should visit automattic.com/jobs and apply to join the fun, mention this header." ["last-modified"]=> string(29) "Thu, 21 Feb 2019 05:15:45 GMT" ["x-nc"]=> string(11) "HIT bur 177" ["content-encoding"]=> string(4) "gzip" ["x-ac"]=> string(10) "1.sin _bur" ["strict-transport-security"]=> string(16) "max-age=15552000" } } ["feedmeta"]=> array(55) { ["feed/title#"]=> int(1) ["feed/title"]=> string(8) "Sukirman" ["feed/atom/link_self#"]=> int(1) ["feed/atom/link_self"]=> string(35) "https://kirmann.wordpress.com/feed/" ["feed/atom/link_self@"]=> string(13) "href,rel,type" ["feed/atom/link_self@href"]=> string(35) "https://kirmann.wordpress.com/feed/" ["feed/atom/link_self@rel"]=> string(4) "self" ["feed/atom/link_self@type"]=> string(19) "application/rss+xml" ["feed/atom/link_search#"]=> int(1) ["feed/atom/link_search"]=> string(37) "https://kirmann.wordpress.com/osd.xml" ["feed/atom/link_search@"]=> string(19) "rel,type,href,title" ["feed/atom/link_search@rel"]=> string(6) "search" ["feed/atom/link_search@type"]=> string(37) "application/opensearchdescription+xml" ["feed/atom/link_search@href"]=> string(37) "https://kirmann.wordpress.com/osd.xml" ["feed/atom/link_search@title"]=> string(8) "Sukirman" ["feed/link#"]=> int(1) ["feed/link"]=> string(29) "https://kirmann.wordpress.com" ["feed/description#"]=> int(1) ["feed/lastbuilddate#"]=> int(1) ["feed/lastbuilddate"]=> string(34) " Thu, 21 Feb 2019 05:15:45 +0000 " ["feed/generator#"]=> int(1) ["feed/generator"]=> string(21) "http://wordpress.com/" ["feed/language#"]=> int(1) ["feed/language"]=> string(2) "en" ["feed/sy/updateperiod#"]=> int(1) ["feed/sy/updateperiod"]=> string(9) " hourly " ["feed/sy/updatefrequency#"]=> int(1) ["feed/sy/updatefrequency"]=> string(4) " 1 " ["feed/cloud#"]=> int(1) ["feed/cloud@"]=> string(43) "domain,port,path,registerprocedure,protocol" ["feed/cloud@domain"]=> string(21) "kirmann.wordpress.com" ["feed/cloud@port"]=> string(2) "80" ["feed/cloud@path"]=> string(17) "/?rsscloud=notify" ["feed/cloud@registerprocedure"]=> string(0) "" ["feed/cloud@protocol"]=> string(9) "http-post" ["feed/tagline#"]=> int(1) ["feed/subtitle#"]=> int(1) ["feed/logo#"]=> int(1) ["feed/logo"]=> string(122) "https://secure.gravatar.com/blavatar/3cac545af3106c18fc9a05f1c88a2b56?s=96&d=https%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png" ["feed/id"]=> string(34) "http://kirmann.wordpress.com/feed/" ["update/last"]=> int(1576005686) ["update/ttl"]=> int(0) ["update/timed"]=> string(4) "feed" ["update/hold"]=> string(9) "scheduled" ["update/unfinished"]=> string(3) "yes" ["map authors"]=> array(1) { ["name"]=> array(1) { ["kirman"]=> string(1) "6" } } ["update/processed"]=> string(215) "http://kirmann.wordpress.com/?p=415 http://kirmann.wordpress.com/?p=411 http://kirmann.wordpress.com/?p=401 http://kirmann.wordpress.com/?p=393 http://kirmann.wordpress.com/?p=382 http://kirmann.wordpress.com/?p=377" ["feed/atom/link_hub#"]=> int(1) ["feed/atom/link_hub"]=> string(44) "https://kirmann.wordpress.com/?pushpress=hub" ["feed/atom/link_hub@"]=> string(8) "rel,href" ["feed/atom/link_hub@rel"]=> string(3) "hub" ["feed/atom/link_hub@href"]=> string(44) "https://kirmann.wordpress.com/?pushpress=hub" ["link/uri"]=> string(34) "http://kirmann.wordpress.com/feed/" ["link/name"]=> string(8) "Sukirman" ["link/id"]=> string(2) "11" } ["post"]=> array(16) { ["post_title"]=> string(36) "Dengan Menulis, Dunia Akan Tahu Kita" ["post_content"]=> string(3923) "<p><a href="https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg"><img data-attachment-id="409" data-permalink="https://kirmann.wordpress.com/?attachment_id=409" data-orig-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg" data-orig-size="425,282" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;5&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;Canon EOS 30D&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;1165162886&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;58&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;100&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.02&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="menulis" data-image-description="" data-medium-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg?w=300&#038;h=199" data-large-file="https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg?w=425" src="https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg?w=300&#038;h=199" alt="" title="menulis" width="300" height="199" class="alignleft size-medium wp-image-409" srcset="https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg?w=300&amp;h=199 300w, https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg?w=150&amp;h=100 150w, https://kirmann.files.wordpress.com/2011/09/menulis.jpg 425w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a>&#8220;Dengan membaca kita akan tahu dunia, dengan menulis dunia akan tahu kita&#8221;. Itulah sebuah kicauan yang saya baca dari salah seorang inspirator sukses mulia dan penulis (@jamilazzaini) di Twitter suatu hari lalu. Rasanya kicauan ini memang benar. Coba bayangkan, apa saja yang bisa diperoleh dari membaca, baik dari media online maupun media cetak? Pasti banyak sekali informasi yang bisa kita peroleh. Berita mengenai belahan dunia yang belum pernah kita jamah pun bisa kita ketahui dengan membaca. Bahkan ilmu pengetahuan yang bukan merupakan bidang kita pun bisa kita dapatkan melalui membaca. Sehingga, sangat benar jika Sang Pencipta Alam semesta ini memerintahkan kita untuk membaca (iqra&#8217;) dalam sebuah ayat-Nya.<br /> <span id="more-411"></span><br /> Lalu dengan menulis, maka dunia akan mengenal siapa kita lewat apa yang kita tulis. Seorang peneliti dikenal melalui karya ilmiahnya, seorang motivator dikenal melalui karya bukunya.</p> <p>Sudah lama saya tidak menulis dan mengisi blog saya, baik yang berbahasa Indonesia maupun Inggris. Sehingga, dunia pun seakan acuh dengan saya lantaran dianggap sudah &#8220;mati&#8221;. Sebab &#8220;roh&#8221; berupa tulisan-tulisan baik tutorial maupun cerita pengalaman yang dulu sering muncul di blog, kini sudah jarang bahkan hampir bisa dikatakan tak pernah ada tulisan baru lagi. Sehingga dunia pun tidak tahu bahwa sebenarnya saat ini saya telah/ sedang menempuh studi program Magister (S2) di salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia, ITS Surabaya.</p> <p>Memang, saat memasuki masa-masa mengerjakan Tugas Akhir (S1) di bidang studi Teknik Komputer dan Telematika, Teknik Elektro ITS Surabaya aktivitas menulis di blog berganti menjadi menulis di buku Tugas Akhir <img src="https://s0.wp.com/wp-content/mu-plugins/wpcom-smileys/twemoji/2/72x72/1f642.png" alt="🙂" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> . Harusnya, ini bisa menjadi bahan tulisan untuk blog saya, namun saya kurang mampu untuk itu. Konsentrasi tertuju pada bagaimana supaya bisa lulus dengan hasil baik dan membanggakan. Dan alhamdulillah, saya pun akhirnya lulus dengan perdikat Sangat Memuaskan/ Very Satisfactory <img src="https://s0.wp.com/wp-content/mu-plugins/wpcom-smileys/twemoji/2/72x72/1f642.png" alt="🙂" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> .</p> <p>Mulai saat ini saya mencoba kembali membangkitkan gairah menulis saya agar dunia tahu siapa saya dan apa aktivitas saya. Tujuannya agar bisa menebar manfaat meski hanya sedikit kepada dunia melalui tulisan.</p> " ["post_excerpt"]=> string(382) "&#8220;Dengan membaca kita akan tahu dunia, dengan menulis dunia akan tahu kita&#8221;. Itulah sebuah kicauan yang saya baca dari salah seorang inspirator sukses mulia dan penulis (@jamilazzaini) di Twitter suatu hari lalu. Rasanya kicauan ini memang benar. Coba bayangkan, apa saja yang bisa diperoleh dari membaca, baik dari media online maupun media cetak? Pasti banyak [&#8230;]" ["epoch"]=> array(3) { ["issued"]=> int(1316278224) ["created"]=> NULL ["modified"]=> int(1316278224) } ["post_date"]=> string(19) "2011-09-17 16:50:24" ["post_modified"]=> string(19) "2011-09-17 16:50:24" ["post_date_gmt"]=> string(19) "2011-09-17 16:50:24" ["post_modified_gmt"]=> string(19) "2011-09-17 16:50:24" ["post_status"]=> string(7) "publish" ["comment_status"]=> string(6) "closed" ["ping_status"]=> string(6) "closed" ["guid"]=> string(35) "http://kirmann.wordpress.com/?p=411" ["meta"]=> array(8) { ["syndication_source"]=> string(8) "Sukirman" ["syndication_source_uri"]=> string(29) "https://kirmann.wordpress.com" ["rss:comments"]=> string(53) "https://kirmann.wordpress.com/2011/09/17/411/#respond" ["wfw:commentRSS"]=> string(50) "https://kirmann.wordpress.com/2011/09/17/411/feed/" ["syndication_feed"]=> string(34) "http://kirmann.wordpress.com/feed/" ["syndication_feed_id"]=> string(2) "11" ["syndication_permalink"]=> string(45) "https://kirmann.wordpress.com/2011/09/17/411/" ["syndication_item_hash"]=> string(32) "89ffad96b92da3907324cd76491e8f9f" } ["tags_input"]=> array(0) { } ["post_author"]=> int(6) ["post_category"]=> array(1) { [0]=> int(4) } } ["_freshness"]=> int(2) ["_wp_id"]=> int(0) ["uri_attrs"]=> array(25) { [0]=> array(2) { [0]=> string(1) "a" [1]=> string(4) "href" } [1]=> array(2) { [0]=> string(6) "applet" [1]=> string(8) "codebase" } [2]=> array(2) { [0]=> string(4) "area" [1]=> string(4) "href" } [3]=> array(2) { [0]=> string(10) "blockquote" [1]=> string(4) "cite" } [4]=> array(2) { [0]=> string(4) "body" [1]=> string(10) "background" } [5]=> array(2) { [0]=> string(3) "del" [1]=> string(4) "cite" } [6]=> array(2) { [0]=> string(4) "form" [1]=> string(6) "action" } [7]=> array(2) { [0]=> string(5) "frame" [1]=> string(8) "longdesc" } [8]=> array(2) { [0]=> string(5) "frame" [1]=> string(3) "src" } [9]=> array(2) { [0]=> string(6) "iframe" [1]=> string(8) "longdesc" } [10]=> array(2) { [0]=> string(6) "iframe" [1]=> string(3) "src" } [11]=> array(2) { [0]=> string(4) "head" [1]=> string(7) "profile" } [12]=> array(2) { [0]=> string(3) "img" [1]=> string(8) "longdesc" } [13]=> array(2) { [0]=> string(3) "img" [1]=> string(3) "src" } [14]=> array(2) { [0]=> string(3) "img" [1]=> string(6) "usemap" } [15]=> array(2) { [0]=> string(5) "input" [1]=> string(3) "src" } [16]=> array(2) { [0]=> string(5) "input" [1]=> string(6) "usemap" } [17]=> array(2) { [0]=> string(3) "ins" [1]=> string(4) "cite" } [18]=> array(2) { [0]=> string(4) "link" [1]=> string(4) "href" } [19]=> array(2) { [0]=> string(6) "object" [1]=> string(7) "classid" } [20]=> array(2) { [0]=> string(6) "object" [1]=> string(8) "codebase" } [21]=> array(2) { [0]=> string(6) "object" [1]=> string(4) "data" } [22]=> array(2) { [0]=> string(6) "object" [1]=> string(6) "usemap" } [23]=> array(2) { [0]=> string(1) "q" [1]=> string(4) "cite" } [24]=> array(2) { [0]=> string(6) "script" [1]=> string(3) "src" } } ["_base"]=> string(45) "https://kirmann.wordpress.com/2011/09/17/411/" ["strip_attrs"]=> array(1) { [0]=> array(2) { [0]=> string(6) "[a-z]+" [1]=> string(6) "target" } } } }